Jumat, 06 Januari 2012

Tentara Turki Bunuh 13 Gerilyawan Kurdi

Pasukan keamanan Turki membunuh 13 gerilyawan Kurdi yang disinyalir gerilyawan Partai Buruh Kurdistan (PKK) dalam operasi besar selama tiga hari di wilayah tenggara. Selain itu, menurut seorang pejabat militer senior, tentara juga melukai sedikitnya lima orang.

Bentrokan-bentrokan itu berlangsung ketika salju pertama musim dingin menyelimuti kawasan pegunungan di Turki tenggara yang memiliki banyak penduduk Kurdi.

Sebelumnya, sekitar 3.000 prajurit yang didukung oleh pesawat dan helikopter memulai operasi itu setelah mengidentifikasi sebuah kelompok yang beranggotakan 30 gerilyawan PKK di Gunung Goresi, perbatasan Provinsi Elazig dan Diyarbakir. Operasi itu terus berlangsung dan diperkirakan berakhir Selasa besok.

Kamis lalu, pasukan keamanan Turki juga membunuh delapan gerilyawan Kurdi dalam sebuah bentrokan di wilayah tersebut. Reuteur mengatakan lima dari sejumlah militan yang tewas adalah wanita.

Selain itu, Deputi Perdana Menteri Turki, Besir Atalay, juga membantah telah melakukan perundingan rahasia dengan PKK untuk mengakhiri konflik 27 tahun yang menewaskan puluhan ribu orang itu.

"Operasi musim dingin kami akan berlanjut, tidak akan ada penghentian," kata Atalay dalam wawancara televisi. Namun, Atalay mengatakan, pemerintah bertekad melanjutkan upaya menghentikan pemberontakan itu dengan reformasi demokratis.

Selama November, pasukan Turki juga melancarkan sejumlah serangan udara terhadap sasaran Kurdi di Irak utara. Serangan itu merupakan bagian dari operasi yang terus dilakukan terhadap kelompok gerilya PKK yang berpangkalan di kawasan terpencil itu.

Militer Turki melancarkan serangan-serangan udara dan operasi darat terbatas ke Irak utara sejak Agustus tahun ini menyusul gelombang serangan gerilyawan PKK, setelah macetnya gencatan senjata sebelumnya.

PKK melancarkan serangan-serangan dari tempat persembunyian mereka di kawasan pegunungan terpencil Irak sebagai bagian dari perang mereka untuk memperoleh hak dan otonomi lebih besar bagi penduduk Kurdi.

Lebih dari 40.000 orang tewas sejak PKK mengangkat senjata pada 1984.

Para pemimpin Turki bulan Oktober berjanji membalas dengan serangan-serangan udara dan darat setelah PKK melancarkan salah satu serangan paling mematikan dalam konflik itu, yang menewaskan 24 prajurit Turki. Serangan tersebut dilakukan di pos militer di wilayah selatan Turki.

Turki, Uni Eropa dan AS menganggap Partai Buruh Kurdistan (PKK) sebagai sebuah organisasi teroris.

Sumber: (metrotvnews)

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger