Senin, 02 Januari 2012

Pemerintah Kebut Revisi Perpres BBM Bersubsidi

Pemerintah berencana mempercepat penyelesaian revisi dua Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubdisi. Hal ini dilakukan karena waktu penerapan kebijakan pengaturan penggunaan (BBM) bersubsidi makin dekat.

"Ya perpres kita siapkan. Semua ngebut. Dalam minggu ini barangkali sudah selesai," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik usai Rapat Koordinasi di Kantor Menko Perekonomian di Jakarta, Senin (2/1).

Seperti diketahui, pemerintah optimistis pemberlakuan program pengaturan penggunaan BBM bersubsidi akan tetap berjalan sesuai jadwal, yaitu pada April 2012. Namun, mekanisme pengaturannya hingga saat ini belum dapat ditentukan.

Revisi dua Perpres yaitu Perpres No 55 Tahun 2005 dan Perpres No 9 Tahun 2006, yang secara teknis mengatur penggunaan BBM bersubsidi belum rampung. Akibatnya, opsi-opsi terkait bagaimana pengaturan akan dilaksanakan masih tak tentu rimbanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Evita Legowo bahkan belum bisa memastikan kapan revisi kedua Perpres tersebut akan selesai. "Kita belum mutusin apa-apa kok. Ini baru rapat persiapan untuk Sidang Kabinet besok. Perpres juga mudah-mudahan secepatnya bisa kita beresin," jelasnya.

Sebelumnya, Evita menyatakan finalisasi revisi kedua Perpres akan selesai paling lambat akhir 2011 atau awal 2012. Bahkan, dirinya mengaku pihaknya telah merampungkan pembahasan dan mengirim hasilnya ke Sekretariat Kabinet untuk mendapatkan persetujuan.

"Kedua Perpres akan direvisi menjadi satu. Paling lambat awal 2012 selesai," kata dia beberapa waktu lalu.

Sumber: (metrotvnews)

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger