Senin, 02 Januari 2012

Marak Penembakan, Polri Akan Gencarkan Razia Senpi

Penembakan misterius telah menewaskan lima orang di tiga tempat berbeda di Aceh, dalam dua hari terakhir. Insiden itu mengindikasikan masih maraknya peredaran senjata api ilegal di kalangan masyarakat.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman Nasution mengimbau warga yang memiliki senjata api tanpa izin segera menyerahkan ke polisi. Saud juga mengatakan, pihaknya akan menggencarkan razia guna mencegah kejadian serupa terulang.

"Pasti akan dikerjakan dalam rangka menciptakan ketertiban," kata Saud di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/1).

Pada malam pergantian tahun, penembakan terjadi di Desa Blangcot, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireun. Dua orang tak dikenal menembaki sebuah mess pekerja galian kabel Telkom. Sebanyak tiga pekerja tewas, dan tujuh lainnya kritis.

Di malam yang sama, penembakan terjadi di sebuah toko boneka di Simpang Ilie Ulee Kareng, Banda Aceh. Dua orang menggunakan sepeda motor menembak pemilik toko, Wagino, yang sedang berdiri di depan tokonya.

Pada 1 Januari 2011, penembakan ketiga terjadi di Desa Seureukey, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Dua orang tak dikenal menghampiri sebuah kedai untuk menanyakan arah jalan. Belum sempat dijawab, keduanya melepas tembakan. Dua warga terkena tembakan, seorang di antaranya tewas.

Saud mengatakan, pihaknya belum berani menyimpulkan apakah kejadian itu terkait akan digelarnya pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Februari mendatang. Sejauh ini, kata Saud, polisi masih menyatakan penembakan itu murni tindak pida

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger