Senin, 16 Januari 2012

Lapan: Kecil Peluang Satelit Phobos Grunt Jatuh di Indonesia

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memperkirakan, satelit Phobos Grunt seberat 13 ton milik Rusia yang membawa bahan bakar berbahaya jatuh ke bumi pada 16 Januari mendatang pukul tujuh pagi. Kecil kemungkinan satelit itu jatuh di kawasan Indonesia. Lapan memperkirakan satelit tersebut jatuh di Laut Pasifik.

Hal itu dikatakan pengamat matahari dan satelit Lapan Tiar Dani di Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/1). Lapan, kata Tiar, masih terus memantau pergerakan satelit Phobost Grunt itu. Satelit saat ini mendekati bumi. Saat ini ada di ketinggian 163 kilometer di atas bumi, satelit berada di Australia dan tengah bergerak menuju Papua Nugini.

Menurut Tiar, perkiraan itu bisa saja berubah. Satelit bisa saja jatuh lebih cepat dua hari. Perkiraan akan akurat bila dilakukan satu jam sebelum satelit jatuh. Tiar menjelaskan, dari 13 ton berat satelit Phobost yang akan jatuh di bumi bisa mencapai 200 kilogram. Lantaran bergesekan dengan atmofsir, benda itu bisa pecah menjadi 20-30 pecahan.

Menurut Tiar, salah satu yang perlu diwaspadai adalah tangki bahan bakar satelit. Karena tangki itu terbuat dari bahan antipanas. Tangki akan jatuh utuh ke bumi, dan bahan bakarnya bisa melepuhkan kulit manusia.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger