Kamis, 05 Januari 2012

Konversi BBM ke BBG Belum Cocok

Rencana peralihan Bahan Bakar minyak (BBM) ke Bahan Bakar gas (BBG) untuk angkutan umum perlu dikaji kembali.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Andriansyah menegaskan perlunya jaminan ketersediaan suplai bahan bakar gas apabila kebijakan itu benar-benar diberlakukan pada April 2012.

"(Itu bisa) Dengan catatan, pemerintah harus menyediakan kebutuhan," katanya kepada Media Indonesia, di Jakarta, Rabu (4/1).

Di sisi lain, infrastruktur seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) juga perlu mendapat perhatian. Hal itu karena angkutan umum memiliki rute khusus, bukan seperti kendaraan pribadi yang bebas menentukan jalur.

"Jangan menyulitkan angkutan umum. Karena harus mengisi BBG, angkutan umum harus menempuh jarak yang lebih jauh. Biaya operasional justru meningkat," ungkapnya.

Diperlukan waktu yang cukup sebelum mengimplementasi rencana tersebut. Beberapa angkutan umum yang melakukan peralihan ke BBG dari BBM, kembali ke BBM karena suplainya tidak pasti, jelas Andriansyah.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger