Senin, 02 Januari 2012

Kemenlu Terus Upayakan Pemulangan Jenazah Dokter Indonesia

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus berkoordinasi dengan organisasi Dokter Tanpa Batas (MSF) melalui Kedutaan Besar RI di Nairobi, Kenya, dan Sudan, untuk menangani dokter berkewarganegaraan Indonesia yang tewas ditembak di Somalia.

"Keduanya kami minta bantuan. Tapi, karena dari segi perbatasan itu lebih dekat, kami lebih berharap pada Kenya," ujar Juru Bicara Kemenlu Michael Tene, Jumat (30/12).

Hal itu disebabkan Indonesia tidak memiliki perwakilan di Somalia. Saat ditanya prosedur dan waktu jenazah dokter yang diketahui bernama Andrias Karel Keiluhu, 44, Tene belum bisa menjelaskan secara detil.

"Yang jelas kementerian sedang berkoordinasi dengan pihak MSF. Kami juga sudah menyampaikan kepada keluarga yang ditinggalkan," tukas Tene.

Sebelumnya, pihak MSF memastikan dua dokter mereka, salah satunya warga Indonesia, tewas dalam insiden penembakan. Selain Karel, yang kerap disapa Kace, korban lain adalah dokter asal Belgia Philippe Havet, 53.

Keduanya bekerja di Mogadishu untuk memberikan bantuan medis kepada warga setempat di bawah naungan MSF yang telah berada di Somalia sejak 1991.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger