Kamis, 05 Januari 2012

Kehidupan Jendral Soedirman Diangkat Ke Layar Lebar

Sejarah kehidupan dan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman akan segera difilmkan pada Juli mendatang. Film ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme, patriotisme, dan kepemimpinan bagi generasi muda.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Majelis Lingkungan Hidup dan Lembaga Seni Budaya, Syukriyanto A.R. di Jakarta, belum lama berselang, mengatakan pembuatan film ini sangat tepat. Terutama di saat bangsa Indonesia sedang mengalami krisis keteladanan.
"Kita butuh keteladanan pemimpin yang berintegritas, jujur, rela berkorban demi kemajuan bangsa, sebagaimana yang ditunjukkan oleh tokoh Jenderal Soedirman," katanya.
Adapun Koesyuliadi, penulis skenario film itu, mengatakan bahwa film Jenderal Soedirman ini berdasarkan riset sejumlah buku biografi Jenderal Soedirman yang ditulis oleh berbagai penulis.
Selain itu, katanya, pihaknya juga melakukan sejumlah wawancara dengan keluarga dan sahabat Jenderal Soedirman. "Berdasarkan riset dan wawancara, film ini akan dibagi tiga sekuel. Pertama, sekuel saat Soedirman di Cilacap, yakni ketika dia terlibat aktif dalam gerakan kepanduan Hizbul Wathan dan aktif sebagai guru sekolah Muhammadiyah," katanya.
Kedua, sekuel Yogya yang akan menampilkan perjuangan Jenderal Soedirman saat di Yogya. Selain itu akan dipaparkan pertemuannya dengan Letnan Kolonel Soeharto dan Sultan Yogyakarta. Ketiga, sekuel gerilya yang akan menyajikan perjuangan gerilya Jenderal Soedirman pada saat Revolusi Kemerdekaan.
Lebih jauh Syukriyanto mengatakan, pihaknya juga akan menggelar pameran seni rupa bertema "Kepada Matahari". Pameran ini menampilkan 40 karya seniman Muhammadiyah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) Pasar Rebo, Jakarta pada 9-11 Januari nanti.
Pameran yang akan dibuka oleh Ketua MPR Taufik Kiemas itu, ujar dia, adalah pameran ketiga setelah digelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (2010) dan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (2011).
"Dengan digelarnya pameran seni rupa ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah sangat menjunjung tinggi karya seni yang dihasilkan oleh para seniman," ujarnya. Ditegaskan Syukriyanto, pameran seni rupa ini dapat memberikan inspirasi dan membuka wawasan tentang seni dan budaya lewat lukisan dan kaligrafi.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger