Rabu, 25 Januari 2012

Inilah Tips dan Solusi Menghilangkan Bau Badan Dengan Cara Alami

Bau badan bisa membuat orang tersingkir dari pergaulan. Alhasil, sejuta cara dilakukan untuk membasmi bau badan. Berikut ada beberapa makanan yang bisa berkhasiat menghilangkan bau badan.

Tubuh menghasilkan keringat dari kelenjar apokrin dan ekrin. Kelenjar ekrin memproduksi sebagian besar 'keringat asin' yang mendinginkan tubuh. Mayo Clinic mencatat bahwa bau badan timbul karena kelenjar apokrin, yang mengeluarkan keringat lemak di daerah dengan rambut berlimpah, seperti kulit kepala, ketiak dan selangkangan.

Keringat berfungsi menghilangkan racun dari tubuh, termasuk yang dihasilkan melalui makanan yang Anda makan, yang dapat mengembangkan bau ketika kontak dengan bakteri pada kulit. Mengubah makanan bisa membantu bau tubuh.

Berikut beberapa makanan yang bisa membantu menghilangkan bau badan, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (17/9/2011):

1. Daging putih
Makan daging putih seperti daging ayam dan ikan, bukan daging merah (daging sapi atau kambing), dapat mengurangi bau badan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Chemical Senses tahun 2006 menyimpulkan bahwa mengonsumsi daging merah dapat memiliki efek negatif pada bau badan.

2. Sayuran
Oregon State University menyatakan bahwa bau badan amis dikaitkan dengan makan makanan yang mengandung tingkat kolin tinggi. Food and Nutrition Board of the Institute of Medicine merekomendasikan bahwa laki-laki mengonsumsi tidak lebih dari 550 mg kolin per hari dan perempuan tidak lebih dari 425 mg per hari.

Sayuran umumnya rendah kolin dan makan makanan yang kaya sayuran dimasak maupun segar (mentah) dapat membantu mengurangi bau badan. Sayuran yang mengandung jumlah kolin paling rendah antara lain kangkung, wortel, mentimun, labu, tomat, lobak, selada dan kol.

3. Buah
Buah adalah contoh lain makanan yang rendah kolin dan dapat membantu menghilangkan bau badan. Apel, stroberi, pir, jus jeruk, jus anggur, nanas, pisang, blueberry dan semangka mengandung beberapa tingkat terendah dari kolin.

Bau badan bisa dihasilkan oleh bagian tubuh mana saja, tapi ada beberapa bagian dari tubuh yang diketahui paling bau. Bagian tubuh mana saja itu?

Setiap orang umumnya memiliki bau badan khas yang kadang bisa dianggap sebagai feromon dasar dari orang tersebut. Tapi bau ini akan menjadi masalah ketika menjadi bau yang tidak menyenangkan.

Bagian tubuh manusia yang paling bau umumnya adalah daerah yang lembab dan gelap serta memiliki konsentrasi kelenjar dan folikel rambut yang tinggi. Dr Mehmet Oz memberikan 5 urutan daerah di tubuh yang paling bau, seperti dikutip dari Sharecare.com, Kamis (5/5/2011) yaitu:

1. Daerah pangkal paha (kemaluan)
Daerah kemaluan merupakan salah satu tempat yang paling bau. Hal ini karena daerah tersebut bersifat hangat, berkeringat dan memiliki jumlah kelenjar serta folikel rambut yang terbilang banyak. Kondisi ini terutama terjadi di vagina dan rentan terkena infeksi.

Selain itu daerah ini juga jarang terkena udara luar serta seringkali tertutupi oleh pakaian sintetik yang tidak menyerap keringat dengan baik, sehingga akan menimbulkan kelembaban dan bakteri.

2. Ketiak
Daerah ini merupakan tempat pertama yang terpikir oleh seseorang mengenai bau badan. Bagian tubuh ini memiliki rambut dan sarat dengan kelenjar keringat. Orang-orang keturunan Eropa atau Afrika memiliki kelenjar keringat apokrin yang lebih banyak, sedangkan orang Asia Timur lebih sedikit.

3. Kaki
Tidak mengherankan jika kaki seseorang bisa bau. Hal ini karena ketika seseorang menggunakan alas kaki tertutup selama berjam-jam, maka kondisi ini mencegah penguapan dari keringat yang dikeluarkan kelenjar setiap harinya. Menutup kaki akan menciptakan lingkungan yang gelap, lembab dan hangat yang sangat disukai bakteri.

4. Mulut
Bau mulut yang terjadi sesekali biasanya disebabkan oleh pecahan makanan oleh enzim dalam air liur. Tapi lebih dari 90 persen disebabkan oleh bakteri yang hidup di dalam gusi, di bawah gigi palsu dan permukaan lidah. Perubahan napas akibat penyakit pencernaan tertentu, sinusitis kronis, diabetes dan penyakit ginjal juga bisa menyebabkan bau mulut.

5. Kulit kepala
Siapapun yang tidak mencuci rambut (keramas) dalam waktu beberapa hari bisa menyebabkan bau. Kombinasi sebum minyak yang berasal dari kelenjar sebasea dan folikel rambut adalah hal yang menyebabkan pertumbuhan bakteri. Jika seseorang menggunakan topi atau penutup kepala akan membuat keadaan menjadi lebih buruk.

Bau badan telah menjadi masalah besar buat banyak orang. Gara-gara bau badan, orang bisa tersingkir dari pergaulan. Alhasil, sejuta cara dilakukan untuk membasmi bau badan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan bila tak ingin bau badan.

Keringat manusia sebenarnya tidak menimbulkan bau, karena bau badan disebabkan oleh bakteri dalam tubuh yang berkembang biak di beberapa daerah tertentu. Itulah sebabnya bau badan lebih tercium di daerah yang lembab seperti di bawah ketiak, antara jari kaki, dan diantara lipatan paha.


Bakteri yang menyerang kelenjar keringat adalah bakteri anaerob yang tumbuh baik di daerah lembab atau daerah tubuh yang tidak mendapatkan oksigen cukup. Bau juga bisa menandakan tubuh sedang berupaya menghilangkan racun.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang memiliki bau badan, antara lain seperti dilansir Lifemojo, Sabtu (16/4/2011), yaitu:


   1. Kondisi medis (penyakit ginjal dan hati, infeksi jamur, gula darah rendah, diabetes)
   2. Konsumsi alkohol
   3. Penggunaan tembakau (merokok dan mengunyah tembakau)
   4. Masalah gigi
   5. Kekurangan vitamin dan mineral
   6. Masalah kebersihan
   7. Melakukan kegiatan fisik dan olahraga yang berat
   8. Racun (di rumah, diet, atau lingkungan)
   9. Stres
  10. Hormon (khususnya selama menopause)
  11. Obat-obatan tertentu.

Apa yang harus dilakukan untuk menghindari atau menghilangkan bau badan?

Langkah berikut dinilai paling efektif untuk mencegah dan menghilangkan bau badan yang tidak sedap, antara lain:

   1. Minum segelas air putih di pagi hari pada waktu perut masih kosong
   2. Gunakan baking soda pada ketiak dan kaki untuk mengurangi keringat
   3. Untuk mengurangi pH kulit dan menghilangkan bau ketiak, gunakan sari cuka apel bukan deodoran. Masukkan ke dalam segelas air dan gunakan untuk membilas ketiak saat mandi.
   4. Saat musim panas, setidaknya mandi tiga kali sehari untuk menghilangkan keringat yang cenderung lebih banyak.
   5. Hindari makanan olahan seperti minyak terhidrogenasi dan makanan olahan lainnya. Makan makanan sehat yang mengandung banyak serat seperti biji-bijian, gandum, produk kedelai dan sayuran berdaun hijau. Juga kurangi daging dan produk susu.
   6. Hindari juga makanan yang memicu keringat berlebih seperti makanan pedas dan panas.
   7. Kurangi makanan yang dapat menyebabkan bau seperti bawang dan kari. Sering konsumsi makanan yang mengandung bawang putih (lehsun), kari dan jintan (jeera) dapat menyebabkan beberapa bau sangat kuat yang berasal dari pori-pori hingga 24 jam setelah dikonsumsi.
   8. Gunakan pakaian berbahan katun yang dapat lebih banyak menyerap keringat sehingga tidak segera bercampur dengan bakteri yang menyebabkan bau. Sering ganti baju bila sedang banyak berkeringat.

Keringat manusia sebenarnya tidak menimbulkan bau, karena bau badan disebabkan oleh bakteri dalam tubuh yang berkembang biak di beberapa daerah tertentu. Itulah sebabnya bau badan lebih tercium di daerah yang lembab seperti di bawah ketiak, antara jari kaki, dan diantara lipatan paha.

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang mengalami bau badan. Tapi jika tidak diatasi bau badan bisa membuat seseorang tersingkir dari pergaulan. Penyebabnya bisa akibat obat, racun, sayuran tertentu, alkohol, keracunan arsenik atau rokok. Bumbu masakan seperti bawang putih dan bawang merah mentah juga dapat memicu bau badan.

Bakteri yang menyerang kelenjar keringat adalah bakteri anaerob yang tumbuh baik di daerah lembab atau daerah tubuh yang tidak mendapatkan oksigen cukup. Bau juga bisa menandakan tubuh sedang berupaya menghilangkan racun.

Seperti dilansir dari livestrong, Senin (13/12/2010) ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bau badan:

1. Mandi
Mandi sedikitnya sekali sehari bisa untuk menghilangkan bakteri dan keringat. Pastikan untuk memperhatikan ketiak dan daerah selangkangan, karena tempat ini cenderung menjadi pelabuhan bagi bakteri. Disarankan untuk menggunakan sabun deodoran.

2. Hindari pakaian ketat
Salah satu yang membuat bakteri berkembang adalah karena minimnya oksigen. Karena itu pakailah pakaian longgar sehingga tubuh mendapatkan oksigen.

3. Memakai deodoran antiperspirant sehari-hari.
Pemakaian deodoran ini bisa mengurangi jumlah keringat. Jika Anda sangat aktif atau banyak berkeringat carilah deodoran antiperspiran mengandung zinc (seng) dan aluminium.

4. Jauhi Tembakau
Bau tembakau bisa menembus kulit Anda dan menciptakan bau yang berbeda. Asap dari rokok juga akan melekat pada kulit dan tubuh perlu waktu beberapa minggu untuk melepaskan diri dari bau ini setelah Anda berhenti menggunakannya.

5. Waspadai penyakit
Jika bau terus menerus muncul sebaiknya waspadai adanya masalah medis seperti penyakit ginjal, hati atau infeksi jamur. Kalau sudah menyangkut penyakit itu Anda tidak bisa mengatasinya sendiri, datanglah ke dokter untuk mencari tahu apa penyebab dan obatnya.

Tidak perlu panik ketika punya masalah bau badan sebab berbagai jenis wewangian pasti bisa mengatasinya atau paling tidak sedikit menyamarkannya. Bersyukur sajalah karena sebenarnya bau badan bisa menunjukkan kondisi tubuh seseorang.

Bau badan muncul ketika ada kelainan pada komposisi keringat yang keluar dari kelenjar-kelenjar di permukaan kulit. Komposisi keringat yang berbeda menyebabkan bau yang juga berbeda, sehingga bisa diketahui gangguan kesehatan apa yang sedang dialami oleh tubuh seseorang.

Dikutip dari HealthMad, Senin (29/11/2010), berikut ini jenis-jenis bau badan beserta kondisi kesehatan yang memicunya.

1. Bau ikan
Keringat akan berbau amis seperti ikan jika banyak mengandung trimethylamine, senyawa yang banyak ditemukan pada susu. Senyawa ini juga dihasilkan dari metabolisme senyawa kholin yang ditemukan pada telur dan kedelai, serta senyawa N-oksida dalam ikan dan seafood.

Meningkatnya kadar trimethylamine disebabkan oleh ketidakmampuan hati memproduksi enzim flavin monooxygenase. Enzim ini berfungsi untuk mengurai trimethylamine agar tidak menyebabkan bau amis pada keringat, urine dan bahkan udara pernapasan.

2. Bau amonia (pesing)
Diet tinggi protein merupakan penyebab bau pesing pada keringat, sebab unsur amonia yang berbau tajam dan pesing terdapat pada urea yang dihasilkan dari metabolisme protein. Oleh karena itu bau badan seperti ini banyak dialami oleh para atlet dan binaraga yang mengonsumsi banyak protein untuk membentuk massa otot.

Bau pesing juga menandakan kelelahan pada organ-organ seperti hati dan ginjal akibat terlalu banyak memetabolisme protein. Menjaga kecukupan cairan dengan selalu minum air putih bisa mengatasi gangguan ini.

3. Bau gula
Ilmu pengobatan tradisional China mengatakan bau badan seperti gula menunjukkan bahwa kinerja organ-organ tubuh tidak optimal, misalnya karena kembung dan masuk angin. Kondisi lain yang juga menyebabkan bau badan seperti ini adalah pre-diabetes, infeksi saluran napas diptheria dan Maple Syrup Urine Disease.

4. Bau aseton (manis seperti buah-buahan)
Pengidap diabetes yang mengonsumsi insulin memiliki bau badan dan bau mulut mirip aseton, pelarut yang biasa digunakan untuk menghapus cat kuku. Karena itu jika menemukan seseorang dengan bau keringat mirip apel, kemungkinan orang itu adalah pengidap diabetes yang menggunakan insulin.

5. Bau lansia
Kulit yang tidak sehat bisa menyebabkan bau badan mirip orang lanjut usia (lansia). Bau seperti ini menunjukkan adanya peningkatan kadar asam palmitat di keringat, yang dipicu oleh populasi bakteri yang meningkat pada lansia maupun orang dengan kulit tidak sehat.

Sumber: (Detik.com)

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger