Senin, 02 Januari 2012

Djohar: Kepengurusan Saya Masih Dilegitimasi AFC dan FIFA

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin percaya kepemimpinannya masih mendapat legitimasi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Badan Tertinggi Sepak Bola Dunia (FIFA).

"Jangan kacaukan keadaan. Semua harus berpikir untuk kepentingan bangsa. Kita harus berusaha bagaimana PSSI tetap berada dalam barisan FIFA maupun AFC. Jangan hanya ingin merebut kedudukan, Merah Putih dikorbankan," kata Djohar dikutip dari Humas PSSI, di Jakarta, Jumat (30/12).

Djohar mengaku, tidak gusar dengan "kudeta" yang dilancarkan Kelompok Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI), terhadap kepemimpinannya. Ia malah meminta semua pihak tidak bertindak gegabah arag tak berbuntut sanksi kepada sepak bola Indonesia.

Menurut Djohar, baik FIFA maupun AFC baru saja memerintahkan semua kompetisi harus di bawah kendali PSSI. "Kita sedang berupaya agar klub di luar kompetisi resmi bisa ikut kompetisi PSSI. Selain itu, timnas kita bisa utuh seperti semula dan bukan sebaliknya," katanya.

KPSI pimpinan Tony Apriliani telah berikrar mengambilalih kewenangan PSSI untuk menjalankan roda organisasi persepakbolaan Indonesian menyusul mosi tidak percaya terhadap PSSI kepemimpinan Djohar Arifin Husin yang diklaim didukung 452 anggota PSSI atau 2/3 lebih anggota PSSI.

"Surat mosi tidak percaya terhadap kinerja PSSI akan segera kami kirimkan kepada AFC dan FIFA," tegas Tony, salah seorang anggota Exco PSSI yang baru saja dijatuhi sanksi oleh Komite Etik PSSI.(

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger