Kamis, 05 Januari 2012

Belasan Polisi Riau Pecandu Narkoba

Sebanyak 18 polisi dari jajaran Polda Riau terbukti sebagai pecandu narkotika dan obat-obatan terlarang. Lima di antaranya juga terlibat kasus pemerasan dan tiga terlilit kasus pencurian kendaraan bermotor.

"Selain itu, ada juga yang terlibat kasus cabul sebanyak tiga orang, penganiayaan sebanyak dua orang, ilegal logging ada satu orang serta sejumlah kasus lainnya. Total anggota Polda Riau dan jajaran yang melakukan tindak pidana umum ada sebanyak 40 orang," kata Kapolda Riau Brigjen Polisi Suedi Husein di Pekanbaru, Riau, Senin (2/1).

Jumlah tersebut, menurut Kapolda, meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya (2010) berjumlah 27 orang yang tersangkut kasus pidana umum. Untuk kasus lainnya, yakni pelanggaran kode etik yang dilakukan personel Polda Riau pada 2011, ada 25 orang. "Jumlah ini juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 20 orang," katanya.

Di samping itu, ada juga pelanggaran yang dilakukan berdasarkan kepangkatan, yakni perwira menengah (Pamen) sebanyak sembilan orang. "Untuk pelanggaran yang satu ini, sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya ada 12 orang. Namun untuk perwira Inspektur Dua (Ipda), Inspektur Satu (Iptu), Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang melakukan pelanggaran sebanyak 23 orang, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya di mana ada sebanyak 15 orang," ungkap Kapolda.

Selanjutnya untuk pangkat Bintara yang melakukan pelanggaran ada sebanyak 379 orang pada 2011, sedangkan pada tahun 2010 lalu sebanyak 135 orang. "Dan untuk pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di Polda Riau pada tahun 2011 tidak ada, sedangkan pada tahun 2010 lalu ada satu orang," katanya.

Untuk pelanggaran berat yang berdampak pemecatan selama kurun waktu satu tahun terakhir, ada sepuluh personel. "Selama tahun 2011, ada sebanyak 10 orang polisi yang dipecat karena melakukan pelanggaran berat," katanya.

Menurut Kapolda, jumlah tersebut cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya (2010) di mana ada sebanyak 12 anggota kepolisian di wilayahnya yang dicopot dari kesatuan akibat melanggar kode etik dan pidana umum.

Dalam catatan akhir tahun sepanjang 2011, sebenarnya ada sebanyak 472 anggota yang terbukti melanggar sejumlah ketentuan Polri, baik kode etik maupun tindak pidana. "Secara umum jumlah ini juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya (2010)," demikian Kapolda.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger