Rabu, 04 Januari 2012

Bapak dan Anak Babak Belur Dipukuli Polisi

Dua warga di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/12) terpaksa menjalani perawatan intensif di Puskesmas Malili, Luwu Timur. Sebab, Keduanya babak belur akibat dipukuli polisi.

Insiden bermula saat Saharuddin dan Syarifudin ditangkap aparat Polres Luwu Timur. Bapak dan anak itu dituduh menyembunyikan pelaku penikaman yang jadi buronan polisi. Saat diinterogasi keduanya dipaksa mengaku menyembunyikan pelaku penimakaman itu. Mereka pun menolak. Sebab, mereka tak mengetahui hal itu.

Saat itulah polisi menghajar mereka dengan bengis. Keduanya dipukuli balok, kursi, serta kepalan tangan oknum Reskrim Polres Luwu Timur pada dini hari kemarin.

Akibatnya, Syarifuddin mengalami luka bengkak memar pada bagian muka serta pada bagian bahu kiri. Sementara Saharuddin sang bapak, terkulai lemas. Sebab bahu kirinya patah, dan sekujur tubuhnya memar. Keduanya kemudian dilepas setelah terlihat tak berdaya. Syarifuddin mengaku salah satu oknum polisi yang menganiayanya bernama Sabar.

Namun, hal itu dibantah Kapolres Luwu Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Firman. Firman mengaku kasus penganiayaan yang dilakukan anggota Polres Luwu Timur itu tidak benar. Jika benar, hingga saat ini belum ada laporan yang masuk.

Sumber: (metrotvnews)

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger