Kamis, 05 Januari 2012

Bank Syariah Sesuaikan Gadai Emas dengan Aturan BI

Perbankan syariah berbenah diri setelah Bank Indonesia mengeluarkan sinyal akan mengatur lebih ketat gadai emas. BRI Syariah mengaku tidak menerima nasabah baru sampai dengan pembenahan internal selesai dilakukan. Namun, BNI Syariah masih membuka layanannya.

"Kita sedang menyesuaikan policy internal kita dengan regulasi BI yang baru seperti yang disebutkan. Jadi sementara tidak terima nasabah dulu," kata Direktur Pengembangan Bisnis BRI Syariah Ari Purwandono dalam pesan singkatnya pada Kamis (5/1).

Aturan baru yang dibuat BI bermaksud mengembalikan gadai emas pada fungsinya, tidak untuk investasi yang memiliki unsur spekulasi. Sebab, spekulasi kenaikan harga emas sebagai imbal hasil invesasi gadai emas tidak sesuai prinsip syariah.

Direktur Bisnis BNI Syariah Bambang Widjanarko mengatakan, awalnya gadai emas dilakukan sesuai esensinya. Namun, nasabah sendiri yang melihat adanya peluang investasi. "Karena harga emas cenderung naik, tapi dari tahun ke tahun meningkat terus. Kalau kita perhatikan, sekarang kebanyakan gadai emas lebih banyak untuk investasi," jelasnya via telepon.

Tujuan BI melakukan pengaturan, kata Bambang, selain mengembalikan fungsi syariah, juga menjaga bank syariah dari kemungkinan kerugian ketika harga emas jatuh. BNI Syariah saat ini tengah dalam tahap menginventarisasi nasabahnya yang melakukan gadai emas untuk investasi dengan gadai emas untuk kebutuhan pembiayaan dan keuangan mendesak. Namun, hal tersebut memerlukan waktu cukup panjang.

Bambang tak dapat menduga butuh waktu berapa lama. Ia pun tak dapat menyebutkan jumlah nasabah dan besaran gadai emas yang dikeluarkan BNI Syariah. Selama pembenahan, Bambang mengaku BNI Syariah tidak menutup layanannya. "Kita ikuti aturannya. Selama itu, kita tetap terbuka," katanya.

Aturan BI tentang gadai emas akan dikeluarkan dalam bentuk surat edaran eksternal yang akan dikeluarkan pada akhir Januari.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger