Senin, 02 Januari 2012

2012, Tiga BUMN Siap Masuk Pasal Modal

Dorongan agar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencari pendanaan di pasar modal lewat mekanisme penerbitan saham perdana (initial public offering/IPO) terus mengalir. Terlebih, Indonesia kini menembus kategori negara layak investasi (investment grade).

Makin besarnya lalu lintas likuiditas yang mengalir membuat pasar modal Indonesia membutuhkan tambahan perusahaan dengan kapitalisasi besar agar makin menarik di mata investor. Oleh karena itu, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tahun ini mengharapkan setidaknya ada tiga perusahaan milik negara yang akan melepas sebagian sahamnya ke publik.

"Kami harapkan ada tiga BUMN yang akan IPO. Tapi itu akan tergantung pasar dan kesiapan dari perusahaan tersebut," ujar Menteri BUMN Dahlan Iskan di Jakarta, Senin (2/1).

Dari tiga perusahaan pelat meah yang dikatakan siap melantai di pasar modal salah satunya adalah PT Semen Baturaja. Dahlan memperkirakan produsen semen di wilayah Sumatera bagian selatan itu bisa melakukan penawaran umum perdana pada Juni atau Juli 2012.

"Yang sudah pasti Semen Baturaja itu kira-kira bulan Juni-Juli 2012, sedangkan yang dua lagi belum bisa saya ungkapkan, Intinya kalau IPO BUMN itu kita serahkan ke korporasinya. Intinya mana yang siap saya dukung," kata dia.

Dorongan masuknya lebih banyak BUMN ke pasar modal telah mendapat lampu hijau pemerintah. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sendiri menginginkan perusahaan milik negara yang memiliki kesiapan untuk melakukan IPO.

Dengan masuknya lebih banyak BUMN ke pasar modal, maka akan lebih banyak pilihan investasi bagi investor baik asing maupun lokal. "Seharusnya perusahaan BUMN bisa melakukan saving sekaligus investasi. Jika sudah siap hendaklah masuk ke pasar modal jangan malah tidak," katanya.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger