Rabu, 28 Desember 2011

Warga Buka Blokade Jalan di Bima

Warga membuka blokade jalan di tiga desa di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, sejak Selasa (27/12) pagi. Blokade dibuka setelah ada pendekatan secara kekeluargaan dari pihak Polres Bima.

"Pembukaan blokade jalan itu dilakukan oleh warga sendiri, setelah kami melakukan pendekatan psikologis dengan warga di tiga desa tersebut. Saat ini Kapolsek Lambu, sedang melakukan negosiasi dengan warga di Desa Sumi, hasilnya ada peluang mereka untuk membuka blokade jalan itu," kata Kapolres Bima Kota AKB Kumbul KS di Bima, Selasa ini.

Dalam dialog antara pihak Polsek Lambu dan warga, sebagian besar warga meminta jaminan setelah blokade dibuka. Jaminannya, polisi tidak akan melakukan "sweeping" terhadap warga.

Sekitar 1.200 personel masih berjaga-jaganya di wilayah Kecamatan Sape untuk pemulihan keamanan dan ketertiban masyarakat. Jika dalam waktu dua hari ini, suasana kondusif, aparat kepolisian akan ditarik. Kumbul menjamin tidak akan ada penangkapan warga lagi, terkait  insiden di Pelabuhan Sape, Sabtu lalu.

Sejak dua hari lalu suasana di lima desa yang masuk dalam wilayah Kecamatan Lambu tegang. Warga yang memblokade jalan berjaga-jaga di jalan dengan membawa senjata tajam. Mereka menolak warga dari luar masuk ke desa mereka, termasuk wartawan. Kini situasi di tiga desa mulai kondusif.

Tumpukan batu dan kayu yang digunakan untuk memblokir jalan sudah disingkirkan warga. Pembukaan blokade tersebut juga dilakukan setelah warga mendapat jaminan keamaan dari Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo yang berkunjung ke tiga desa tersebut.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger