Minggu, 25 Desember 2011

Tradisi Buka Luwur di Lereng Gunung Merbabu

Tradisi Buka Luwur, berupa penggantian kain penutup pusara di makam Syeck Maulana Ibrahim Maghribi atau Ki Ageng Pantara, tokoh penyebar agama Islam yang hidup di jaman Kerajaan Demak, kembali digelar di lereng Gunung Merbabu, Boyolali, Jawa Tengah, kemarin.

Tradisi sudah turun temurun. Kegiatan ini acap dibanjiri peziarah dari berbagai daerah, bahkan ada yang datang dari Kalimantan dan Sumatra. Mereka percaya, andai bisa mendapatkan potongan kain luwur dan nasi takir, hidup mereka bakal sejahtera, selamat, dan sukses.

Buka Luwur diawali dengan kirab kain luwur dan gunungan nasi tumpeng. Usai diarak, kain diserahkan kepada juru kunci makam. Sang juru kuncen-lah yang bakal mengganti penutup makam Syeck Maulana Ibrahim Maghribi.

Belum tuntas sampai di situ. Setelah kain diganti, prosesi dilanjutkan tabur bunga, tahlil, kenduri, dan doa. Puncaknya, pengunjung akan berebut nasi takir dan potongan kain kafan bekas luwur makam Ki Ageng Pantaran. Namun tak jarang hiasan janur kuning pun jadi rebutan.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger