Kamis, 29 Desember 2011

Tiga Polisi Jadi Terperiksa Dugaan Kekerasan di Bima

Tim pengawas internal Polri menetapkan tiga anggota mereka sebagai terperiksa dugaan pelanggaran kode etik saat membubarkan unjuk rasa di Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat, 24 Desember lalu. Ketiganya diduga memopor, dan memukul warga.

"Terperiksa sebagai pelaku ya. Pelanggaran disiplin. Jadi kita bisa lihat bersama-sama ada di tv, ada yang memopor, ada juga yang menendang," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (29/12).

Saud mengatakan, anggota yang terlihat memopor adalah anggota Brigade Mobil Polda Metro Jaya Bripda F. Ada pula dua reserse Polresta Bima yang memukul warga bertangan kosong.

"Kita proses dalam rangka pelanggaran disiplin, berkas keduanya dalam perampungan dan secepatnya akan kita sidangkan melalui sidang disiplin. Kemudian bila ada bukti-bukti lain melibatkan anggota melakukan pidana, akan kita proses juga," lanjut Saud,

Hingga saat ini, kata Saud, Inpektorat Pengawasan Umum dan Divisi Profesi dan Pengamanan tengah memeriksa 115 anggota yang berada di lokasi. Unjuk rasa yang dilakukan ratusan warga Kecamatan Lambu, Bima, itu menewaskan dua orang dna melukai puluhan lain.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger