Kamis, 29 Desember 2011

Tahun 2012 Jasa Marga Investasi Rp7,7 Triliun

PT Jasa Marga Tbk menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) konsolidasi pada 2012 sebesar Rp7,7 triliun, naik dibanding capex 2011 sebesar Rp3,5 triliun. "Capex 2012 lebih besar dibanding tahun lalu (2011) menyusul terwujudnya pembangunan tol baru yang mencapai 10 proyek," kata Direktur Keuangan Jasa Marga Reynaldi Firmansyah, di Kantor Pusat Jasa Marga, Kamis (29/12).

Menurut Reynaldi, investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan tol baru mencapai Rp6,3 triliun. Sedangkan Rp1,4 triliun untuk peningkatan kualitas dan kapasitas jalan tol yang sudah ada, berupa pelebaran jalan, penambahan jumlah gardu, dan modernisasi gardu.

Reynaldi mengemukakan, dana capex tersebut sebesar Rp1,6 triliun dibiayai dari ekuitas. "Sedangkan selebihnya dari pinjaman perbankan," ujarnya. Ia menambahkan bahwa capex pada 2012 masih dibiayai perbankan, namun tidak tertutup kemungkinan Jasa Marga juga menerbitkan obligasi.

Pada 2012 sebanyak 10 proyek jalan tol yang memasuki masa penyelesaian pembebasan lahan, antara lain ruas Ungaran-Bawean, Jawa Tengah, yang sudah memasuki pembebasan lahan 93 persen. Selanjutnya ruas Krian-Mojokerto, Jawa Timur, yang pembebasan lahannya di atas 50 persen, Porong-Ketapang (Jatim) 50 persen, Gempol-Rembang (Jatim) 85 persen, Bogor Ring Road, JORR 2 yaitu Serpong-Kunciran-Cengkareng, dan JORR 2 segmen Kebun Jeruk-Joglo 90 persen Joglo-Ulujami 60 persen.

Sementara ruas Semarang-Ungaran sepanjang 10,8 km beroperasi sejak 17 November 2011, tol Waru-Sepanjang 2,3 km beroperasi 5 September 2011. Adapun tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa sepanjang 8,12 km diharapkan beroperasi pada 2013 dan bertepatan dengan penyelenggaraan Apec Conference.

Direktur Utama Jasa Marga Frans Sunito mengatakan, mengacu pada banyaknya pembangunan tol yang memasuki penyelesaian pembebasan lahan, maka tahun 2012-2013 dijadikan sebagai Tahun Konstruksi Jasa Marga. "Dengan diterbitkannya UU Pembebasan Lahan maka kami optimistis pengembangan proyek jalan tol dapat dipercepat penyelesaiannya," kata Frans.

Ia menjelaskan, percepatan penyelesaian proyek jalan tol terutama yang konsesinya sudah dimiliki Jasa Marga.

Sumber: (Metrotvnews.com, Jakarta)

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger