Kamis, 29 Desember 2011

PT LI Akan Gugat PSSI



PT Liga Indonesia (LI) mengaku tengah menyiapkan gugatan terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Gugatan itu sehubungan dengan tindakan PSSI yang mencegah akses PT LI untuk mengubah status kepemilikan saham pasca Kongres Bali Januari 2011 lalu.

Hasil Kongres Bali menyebut, kepemilikan saham di PT LI harus dibalik dari 99 persen milik PSSI menjadi 99 persen milik klub dan sisanya dikuasai PSSI. Selain itu, kongres tersebut menekankan penyelenggara kompetisi adalah PT LI, bukan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) seperti yang sekarang diklaim PSSI.

Seusai melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 27 Oktober 2011 lalu, PT LI sudah berniat melapor ke Kemenkumham terkait hal tersebut. Namun, status itu urung diubah karena PSSI ternyata telah mengunci akses mereka sejak 23 Oktober lalu.

"Secara administratif, PSSI memang berhak mengunci akses dan mengubah kepemilikan saham, tapi secara organisasi mereka telah melanggar hasil Kongres Bali," kata Chief Executive Officer PT LI Joko Driyono di Jakarta, Kamis (29/12).

Langkah tersebut juga dijalankan mengingat mustahilnya menempuh rekonsiliasi sebagai jalan keluar dari semua polemik yang kini terjadi di tubuh PSSI.

Pada Rabu (28/12) malam lalu, klub-klub juga sudah menyatakan penolakannya kembali berkompetisi di Indonesian Premier League (IPL) seperti ajakan Djohar terkait surat AFC 21 Desember itu. "Klub-klub sudah menyatakan komitmen kepada kami untuk melanjutkan ISL sampai akhir musim kompetisi," ujar Joko.

Dengan kata lain, kandas sudah jurus terakhir PSSI untuk menarik klub-klub ISL kembali ke IPL. Namun, PSSI versi Djohar masih memiliki waktu hingga 20 Maret 2012 untuk memenuhi ultimatum FIFA mencari jalan keluar terhadap dualisme kompetisi ini jika tidak mau dijatuhi sanksi.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger