Kamis, 08 Desember 2011

Makanan Khas Aceh (INA)


Daftar makan di bawah ini, ditampilkan untuk mengetahui makan-makan khas Indonesia khususnya Daerah Aceh, agar kita tidak lupa akan makanan Indonesia. Yang pastinya jangan sampai diambil orang lain. Berikut makan khas Aceh:
1. Gulee Itik


Gulee Itek ini adalah khasnya gulai bebek dari aceh, berbahan dasar bebek kampung yang diolah sedemikian rupa hingga empuk benar dengan racikan bumbu khas aceh yg rumit dan komplit, sehingga mengahsilkan cita rasa yang berbeda, gulai bebek yang terkenal di kalangan masayarakat aceh adalah gulai bebek buatan dari Bireuen karena bumbunya yg sangat kental yg dihasilkan dari perasan santan kental.
 


     Bahan-bahan 
  • 1 ekor bebek
  • 3 liter air
  • ¼ kg cabai hijau
  • 3 liter santan
  • 10 siung bawang putih
  • 10 siung bawang merah
  • 1 sendok makan kemiri
  • 1 sendok makan kunyit
  • 1 ons jahe
  • 1 ons lengkuas
  • 7 lembar daun salam
  • 10 lembar daun kunyit
  • 25 lembar daun jeruk
Cara Membuat Resep Masakan Gulai Itik:
  1. Rebus bebek hingga setengah empuk, kurang lebih 1 jam.
  2. Masukkan santan dalam panci, didihkan sambil diaduk .
  3. Haluskan semua bumbu kecuali cabe hijau yang ditumbuk kasar.
  4. Masukkan bumbu halus bersamaan dengan bebek setengah empuk ke dalam santan mendidih.
  5. Setelah bumbu meresap kedalam daging, masukkan tumbukan cabe hijau.
  6. Masukkan perlahan sampai daging bebek terlumuri cabe hijau dan santan mengering. Angkat dan sajikan. Untuk 5 porsi.
2. Gulee Sie Kameng (Kari Kambing)


Gulee Sie kameng atau sering disebut juga dengan Kuah Beulangong berbahan baku utama masakan ini daging kambing dan nangka muda - orang Aceh menyebutnya boh panah - serta potongan pisang kepok. Dengan bumbu khas Aceh, seperti capli kleng (cabai kering), u neu lheu (kelapa gongseng), kayu mameh (kayu manis) dan yang lainnya, aromanya pun amat khas, konon ada dikalangan orang aceh ada suatu bumbu amat khas yg membuat dagingnya empuk dan enak. Jika gulee sie kameng dimakan panas-panas atau dingin tetap enak. Belum sah rasanya kalau ke aceh belum mencicipi masakan khas luar biasa ini.



Resep di bawah ini untuk ukuran porsi 4 orang.
Bahan-Bahan
  • 500 gram daging kambing, potong-potong
  • 6 buah bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 cm kunyit
  • 6 buah kemiri
  • 4 lembar daun jeruk purut
  • 1 batang sere
  • 4 lembar daun salam
  • 2 liter santan
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 2 sendok makan minyak sayur
Cara Membuat
  • Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, dan kemiri, lalu sisihkan
  • Panaskan minyak sayur di atas api sedang, lalu masukkan daging kambing, masak hingga daging berubah warna
  • Masukkan bumbu yang telah dihaluskan, aduk rata, tumis hingga harum, lalu masukkan daun jeruk purut, sere, daun salam, garam, dan merica bubuk, aduk rata
  • Masukkan santan, aduk rata, masak hingga mendidih, kecilkan api, lalu masak hingga daging matang, empuk, dan kuah mengental, angkat
  • Karena memakan daging kambing dapat menaikkan darah, jangan lupa untuk membuat ie boh tiemon / Jus Timun untuk mengimbanginya.
 
3. Kuah Pliek U




Sajian dari daerah Nanggroe Aceh Darussalam sarat dengan bumbu dan rempah pekat. Pada umumnya cita rasa sajiannya mirip cita rasa dari dapur India. Mungkin karena pengaruh kedatangan pedagang dari Gujarat, India, pada zaman dulu. Rempah daun yang banyak dipakai di dapur Aceh adalah daun salam koja yang dikenal pula dengan istilah daun temurui. Biasanya orang Aceh menanam sendiri daun rempah ini di halaman rumah mereka. Sebab, daun salam koja hanya bisa diperoleh di pasar tradisional di pedagang khusus.

Untuk sajian sehari-hari biasanya terdiri dari roti jala yang biasa disantap dengan aneka lauk berbumbu kari atau gulai. Kali ini Anda bisa mencicipi kelezatan varian sajiannya yaitu Mi Goreng Aceh yang unik, ikan tongkol yang ditumis dengan bumbu rempah khas Aceh, tak ketinggalan gulai sayur dari sayuran komplet yang menyehatkan.

Bahan-bahan:
200 gr plik u
nangka muda
pepaya muda
melinjo
daun melinjo, rajang
terong (kalo suka)
kacang panjang
100 gr kacang tanah (boleh lebih)
100 gr udang (boleh lebih)
3 btg serai, rajang pangkalnya, memarkan ujungnya
15 lbr daun jeruk, dirajang halus

5 siung bawang merah, rajang
2 cm lengkuas, memarkan
4 gelas santan
1 ons cabe hijau, rajang kasar (klo gak suka pedes, kurangin aja)
garam

Bumbu Halus

6 cabe kering

3 cabe merah
5 cabe rawit

3 siung bawang putih

5 siung bawang merah
*

1/2 sdt jintan
*

1 cm jahe
*

2 cm kunyit
*

1 sdt ketumbar

Cara membuat
:
Rendam plik u dengan air panas kira2 10 menit. Tiriskan. Cuci dengan air dingin. Tiriskan. Blender sampai halus.

Jerang air. Masukkan plik u dan bumbu halus plus garam.

Masukkan melinjo.

Masukkan kacang tanah dan udang.

Masukkan santan.

Masukkan sayuran yang sudah dipotong-potong (jgn terlalu kasar) dan semua bahan.

Masak sampai matang.

Santap dengan nasi hangat dan ikan asin goreng kering

4. Eungkot Keumamah (Ikan Kayu)



 



Ikan Keumamah, Tradisi makanan para pejuang aceh tempo sejak jaman perang melawan belanda sampai saat konflik pun ikan ini menjadi andalan pejuang aceh. Ikan kayu, dalam bahasa Aceh disebut eungkot keumamah, yang berarti ikan tongkol yang diiris kecil-kecil seukuran dua jari sebelum dijemur. Pengeringan secara alami ini bisa dilakukan selama seminggu atau lebih agar ikan menjadi kaku dan kenyal. Agar lebih tahan lama, keumamah dilumuri tepung tapioka atau digoreng.

“Ikan ini nanti dikasih tepung tapioka, sehingga ikan ini bisa jadi awet lagi. Setelah sampai setahun pun kita simpan, ikan ini bisa dijemur lagi,”
Keumamah sendiri terbagi dalam dua pola masak. Kedua pola tersebut adalah keumamah tumeh (tumis) dan keumamah leumak (lemak). Keduanya tidak saja menghasilkan perbedaan rasa, tetapi juga perbedaan tingkat ketahanan atau keawetan.



Bahan-Bahan:
  • 1 potong ikan keumamah* (ikan kayu) rebus,lalu disayat tipis-tipis
  • 30 buah asam sunti**
  • 1 sdm cabe rawit giling
  • ½ sdm cabe merah giling
  • 10 siung bawang merah
  • 1 tangkai daun kapri pulai (teumurui)
  • 1 cangkir minyak kelapa
Cara membuat:
Campur semua bahan lalu tumis dengan satu cangkir minyak yang telah dipanaskan, masak sampai kekuningan. kalau Anda suka pedas, bisa tambahakan cabe Hijau yang di patah 3 saat menumis.

Catatan:
* Tips membuat Keumamah
Rebus ikan tuna/tongkol/suree yang telah dibersihkan isi perutnya dalam keadaan utuh, beri perasan jeruk nipis atau asam jawa,rebus sampai kering airnya. Lalu dijemur sampai kering, boleh dilumur dengan tapioca untuk melindungi lapisan luar dan dijemur lagi sehingga keras, kelihatannya seperti potongan kayu kering.

** Tips membuat Asam Sunti
Dibuat dari belimbing wuluh yang dikeringkan, diberi garam lalu dijemur diterik matahari berkali-kali sehingga kering dan dapat disimpan lama.

5. Mie Aceh

Mie Aceh adalah masakan mie pedas khas Aceh di Indonesia. Mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut (kepiting, udang dan cumi) disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas. Mie Aceh tersedia dalam dua jenis, Mie Aceh Goreng (digoreng dan kering) dan Mie Aceh Kuah (sup). Biasanya ditaburi bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis.
Mie Aceh, satu jenis kuliner yang menggoda dari Aceh, dapat dicicipi dengan dua cara, yakni digoreng atau direbus alias menggunakan kuah. Untuk rasa bisa memilih sendiri, apakah ingin pedas atau tidak. Sebagai variasi bisa menggunakan kepiting, udang, daging atau seafood. Variasi inilah yang nantinya menentukan nama mienya.
Bahan Mie Aceh :
  • 200 gram daging kambing
  • 300 gram mie basah besar, diseduh air panas
  • 4 siung bawang putih, diiris tipis
  • 3 butir bawang merah, diiris tipis
  • 1 buah tomat, dipotong-potong
  • 750 ml air
  • 300 ml kaldu sapi
  • 50 gram taoge
  • 50 gram kol, diiris
  • 1 1/2 sendok makan kecap manis
  • 1/2 sendok makan garam
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 3 sendok makan minyak untuk menumis
  • 1/2 sendok teh cuka
  • 1 batang daun bawang, dipotong 1 cm
  • 1 lembar daun salam
Bumbu yang dihaluskan :
  • 6 butir bawang merah
  • 1 butir kapulaga
  • 4 siung bawang putih
  • 4 buah cabai merah besar, dibuang biji
  • 2 cm kunyit, dibakar
  • 1/4 sendok teh jintan
  • 1/2 sendok teh merica
Bahan Acar Mentimun:
  • 3 buah mentimun, dibuang biji, dipotong-potong
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok teh cuka
  • 1/2 sendok teh garam
Pelengkap Mie Aceh :
100 gram emping goreng
Cara memasak Mie Aceh (untuk 3 porsi):
  1. Rebus daging kambing dan daun salam dalam air. Setelah matang buang airnya. Potong-potong. Sisihkan.
  2. Tumis bawang putih, bawang merah, dan bumbu yang telah dihaluskan sampai beraroma harum. Tambahkan daging kambing tadi. Aduk sampai rata.
  3. Tambahkan tomat, taoge, dan kol. Aduk hingga layu.
  4. Masukkan kecap manis, garam, gula pasir, kaldu sapi, dan cuka. Masak sampai meresap.
  5. Masukkan mie. Masak sampai matang. Menjelang diangkat, taburkan daun bawang. Aduk sampai rata.
  6. Sajikan mi aceh dengan acar mentimun dan emping goreng.

 6. Gulee Ungkoet Yee (Gulai Ikan Hiu)

Eungkot Yee atau ikan Hiu oleh masyarakat Aceh bisa dijadikan bahan masakan yang sangat istimewa dan lezat. Wah, kalau mendengar nama ikan hiu pasti terkesan sangat menakutkan. Kok bisa ya ikan hiu dijadikan sebagai sebuah masakan? Jangan heran loh, masyarakat Aceh di beberapa wilayah, terutama bagi masyarakat Aceh bagian Barat, Ikan hiu biasa dimasak menjadi gulai kari yang sangat nikmat. Tapi, kalau belum mencobanya dan menikmati kelezatannya. bahan bumbunya terbuat dari rempah-rempah yang sangat khas seperti daun teumurui dan daun kruet yang membuat aroma gulainya menjadi khas.


Gulai Eungkot yee
RESEP :

Bahan :
1. Ikan hiu, untuk menghilangkan bau amis. Cuci dengan air jeruk nipis beberapa kali, lalu diamkan sebentar.
2. On temurui
3. On krut atau daun jeruk
4. Sere
5. Cabe hijau, dibelah hingga ke tengah

Bumbu Halus :
1. Bawang merah 8 butir
2. Bawang putih 2 butir
3. Ketumbar bubuk 1 sdm
4. 4 Cabe Merah
5. Kunyit 2 cm
6. U neu lheu (kelapa gonseng yang telah dihaluskan)
7. Lengkuas

Cara Memasak : 
Panaskan minyak. Tumis bumbu yang telah  dihaluskan bersama bahan yang ada. Setelah harum, masukkan ikan. Biarkan sebentar hingga bumbu meresap.
Tuangkan air secukupnya, tunggu hingga matang dan mengental.

7. Gulee Asam Keu'eung

Salah satu ikon kuliner kebanggaan Aceh lainnya adalah eungkot asam keu-eung (ikan masak asam). Ikannya kebanyakan adalah ikan laut seperti kakap, rambeu (bawal), sisek (cakalang), kapok, manyung, dan lain-lain. Tetapi, bisa juga dari ikan air tawar seperti gabus, ikan mas, dan lain-lain.
Masam berarti asam, sedangkan keu-eungberarti pedas. Artinya, masakan masam keu-eung adalah masakan yang menghasilkan citarasa asam pedas – dua ciri utama dalam masakan Melayu. Di Aceh, rasa asam diperoleh dari berbagai sumber: asam sunti (dari blimbing wuluh yang dikeringkan), asam potong (asam glugur), asam jawa, jeruk nipis, dan jeruk purut. Perpaduan berbagai sumber rasa asam ini membuat masakannya lebih aromatik dan memukau. Top markotop!
Eungkot (ikan) yang dimasak masam-keu-eung ini penampilannya mirip pindang Palembang. Warnanya sedikit kekuningan karena penggunaan kunyit dalam bumbunya, dan warna cabe menyumbangkan semburat kemerahan.
 

8. Sambai asam Udeung (Sambal Ganja)

Sajian yang tidak boleh dilewatkan di sini adalah asam udeung – yaitu udang rebus yang dirajang kecil dan dibumbui asam pedas. Di salah satu rumah makan Aceh di Jakarta, asam udeung ini populer dengan sebutan sambal ganja. Sama sekali bukan karena mengandung ganja, melainkan karena sambal ini membuat ketagihan.

Asam udeung ini, selain sebagai kondimen untuk menyantap nasi hangat, juga cocok untuk dipakai sebagai cocolan sie reuboh(daging rebus). Pilihannya adalah daging kambing atau daging sapi, direbus dengan cuka, dikeringkan, lalu digoreng garing. Mirip dendeng, tetapi dalamnya masih lembab, dengan citarasa asam cuka yang sangat menggoda. Dicocol dengan asam udeung membuat citarasa asam dari sie reuboh ini semakin mencuat.
 
9. Ayam Tangkap


Kebiasaan menyantap ayam tangkap sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Aceh. Pengolahan ayam ini tidaklah sulit, hanya digoreng yang sebelumnya sudah diberi bumbu terlebih dahulu agar gurih saat disantap. Bumbu yang digunakan seperti bawang putih, lada, kemiri, garam, dan jahe. Setelah dibumbui, ayam lalu digoreng sekitar 5–10 menit. Pada saat bersamaan, dimasukkan beberapa genggam daun yang akan disajikan bersama ayam. Jadi, rasa rempah dedaunan turut meresap ke dalam daging ayam.
Daun yang digunakan, di antaranya daun kari, potongan daun pandan, dan salam koja. Dedaunan itu pula yang kemudian menutupi sajian ayam tangkap di setangkup piring. Tak ayal, bercampurlah aroma wangi dedaunan.
Setelah ayam matang, dedaunan ini memang tetap disajikan dengan menutupi ayam. Jadi, ayam sengaja diletakkan di bawah dedaunan.
Dedaunan ini selain sebagai daya tarik hidangan, sekaligus bisa dijadikan sebagai lalapan kering pelengkap potongan ayam. Kalau masih hangat, dedaunan ini kering dan krenyes, seperti kerupuk.


10. Martabak Telor Aceh


Martabak Aceh beda. Martabak Aceh sekilas terlihat mirip dengan telur dadar biasa. Pembuatannya sedikit berbeda dari martabak telur pada umumnya, karena kocokan telur membungkus kulit martabaknya.
Pembuatan martabak ini diawali dengan menggoreng kulit martabaknya terlebih dahulu dan dibentuk segi empat, mirip dengan pembuatan roti canai. Kemudian dilumuri dengan kocokan telur yang telah dicampur dengan rajangan bawang merah dan daun bawang. Tahap berikutnya digoreng seperti layaknya membuat dadar atau omelet, dengan kulit martabak yang berbentuk roti canai segi empat tadi sebagai intinya. Sebagai pelengkap rasa, martabak Aceh disajikan dengan acar bawang dan cabe rawit.
Martabak Aceh cukup terkenal di luar Aceh. Bahkan di luar daerah Aceh martabak ini dimodifikasikan dengan menggunakan gulai daging yang berbumbu kari.


11. GULEE ASAM KEU-EUNG EUNGKOT KERLING
Ikan Kerling merupakan jenis ikan air tawar yang biasa diperoleh masyarakat Aceh di sungai-sungai. Jenis ikan ini dijual sangat mahal karena sangat sulit didapat dan hanya bisa ditemukan  di sungai beberapa daerah saja, sehingga ikan kerling ini tergolong ke dalam jenis ikan yang langka. Harganya bisa berkisar Rp.100.000 hingga Rp.200.000 per ekornya. Selain itu, daging ikan ini terkenal sangat lezat dan lembut. Bahkan sisiknya saja bisa dinikmati. Biasanya ikan ini nikmat dimasak menjadi masakan Asam keueng khas Aceh. 

Gulai Asam Keu eung Aceh


RESEP :

Bahan :
1. Ikan Kerling, potong-potong tanpa membuang. Sisik yang ada jangan dibuang.
2. Belimbing Wuluh
3. Daun jeruk
4. Sere


Bumbu yang dihaluskan :
1. 3 cabe Merah
2. 7 cabe rawit
3. kunyit 2 cm
4. 4 Asam Sunti 4
5. 1 butir bawang putih
6. 7 butir bawang merah
7. Sedikit lengkuas

Cara memasaknya :
Ikan yang telah dicuci bersih dilumuri dengan garam dan jeruk nipis. Letakkan dalam kuali. Lalu campur dengan semua bahan dan bumbu yang telah dihaluskan. Hidupkan kompor, lalu masak sebentar hingga bumbu meresap ke dalam ikan. Setelah itu, tambahkan air sebagai kuah secukupnya. Tunggu hingga matang.

12. Gulee Pliek

Bahan
200 gr plik u
nangka muda
pepaya muda
melinjo
daun melinjo, rajang
terong (kalo suka)
kacang panjang
100 gr kacang tanah (boleh lebih)
100 gr udang (boleh lebih)
3 btg serai, rajang pangkalnya, memarkan ujungnya
15 lbr daun jeruk, dirajang halus
5 siung bawang merah, rajang
2 cm lengkuas, memarkan
4 gelas santan
1 ons cabe hijau, rajang kasar (klo gak suka pedes, kurangin aja)
garam
Bumbu Halus
  • 6 cabe kering
  • 3 cabe merah
  • 5 cabe rawit
  • 3 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah
  • 1/2 sdt jintan
  • 1 cm jahe
  • 2 cm kunyit
  • 1 sdt ketumbar
Cara membuat
  • Rendam plik u dengan air panas kira2 10 menit. Tiriskan. Cuci dengan air dingin. Tiriskan. Blender sampai halus.
  • Jerang air. Masukkan plik u dan bumbu halus plus garam.
  • Masukkan melinjo.
  • Masukkan kacang tanah dan udang.
  • Masukkan santan.
  • Masukkan sayuran yang sudah dipotong-potong (jgn terlalu kasar) dan semua bahan.
  • Masak sampai matang.
  • Santap dengan nasi hangat dan ikan asin goreng kering
13. Gulee Daging / Ayam Putih 
Bahan:
1 kg daging sapi/kambing atau daging ayam
Bumbu halus I
- 10 butir kemiri
- 4 bawang putih
- 1 ibu jari jahe


Gongseng dulu
§  1 sdt jintan manis (jintan kecil)
§  2 sdt adas manis (jintan besar)
§  2 sdt merica halus
§  3 sdt ketumbar halus
Blender semua bumbu hingga halus

Bumbu II
§  1 kulit manis
§  2 bungong lawang kleng (stern anis)
§  7 butir cengkeh
§  5 kapulaga
Bahan lain
§  3 bawang merah
§  Daun jeruk purut
§  1 sdm minyak makan
§  200 ml santan kental
§  100 ml air
§  Garam secukupnya

Cara membuat
§  Tumis bawang merah + kulit manis + bungong lawang dengan 1 sdm minyak makan
§  Masukkan bumbu halus + bumbu gongseng + bumbu2 lain
§  Kalau bumbu sudah harum, masukkan daging
§  Setelah daging setengah masak, masukkan santan kental (200ml). Kalau terlalu
kental bisa ditambahkan air 100ml

14. Gulee Rampoe

Bahan-Bahan:
  • Kangkung
  • Bayam,
  • Touge,
  • Kacang Panjang,
  • Kates mengkal, Labu Jepang,
  • Daun Melinjo,
  • Bunga Melinjo,
  • Daun Labu Tanah,
  • Cempokak,
  • Cabe Hijau,
  • Belimbing (jangan di potong),
  • Tomat,
  • Daun Ubi,
  • Daun Kates
  • Garam
Cara Membuat
Semua bahan di potong-potong dan dicuci bersih. Rebus air, masukkan belimbing, setelah mendidih airnya masukan semua sayurannya sampe matang, kasi garam sesuai selera.

15. Sambal Teri

 
Sambal ikan teri ini menggunakan asam sunti bumbu khas Aceh, menjadikan sambal ini yummmi sekaleee...!

Bahan
- 200 gr Ikan teri besar (kering)
- 10 butir cabe merah
- 5 butir cabe rawit
- 3 bawang merah
- 10 butir asam sunti
- Minyak goreng secukupnya
 
Cara Membuat
  • Blender bumbu halus 8 butir cabe merah-cabe rawit + 2 bawang merah+ sunti + 100 gr teri kering
  • Rajang 2 butir cabe merah dan 1 bawang merah
  • Tumis bahan (2) dengan minyak makan
  • Masukkan ikan teri kering 100 gr yang tidak ikut di blender
  • Masukkan semua bahan yang di blender
  • Tambahkan daun jeruk purut
Siap dimakan dengan nasih hangat.

16. Sambai On Peugaga - Sambal Daun Peugaga
 

Bahan:
Daun Peugaga atau Ciliantro segenggam, iris halus2
Kelapa parut 1/2 cup
kacang tanah satu sendok, goreng haluskan (boleh diganti crunchy peanut butter)
dua buah cabai hijau iris tipis (boleh ditambah sesuai selera pedas)
udang atau imitation crab iris tipis
daun jeruk iris tipis
bawang merah ris tipis
sereh iris tipis
air jeruk nipis
garam
Asam sunti, air jeruk juga bisa
 
Cara membuat
  • Ulek bawang, kelapa, daun jeruk dan sereh. Campur semua adonan jadi satu. Dan siap dihidangkan.
17.ulai telor ikan.



18. Paeh Engkout Bileh
19. Sambal On Peugaga
20. Gulee Rampoe
21. Gulee Sei Puteh


   
  



 

1 komentar:

  1. Mantap Markoptop ??

    Informasi Terkini
    Informasi Terkini
    Informasi Terkini
    Informasi Terkini
    Informasi Terkini
    Informasi Terkini
    Informasi Terkini
    Informasi Terkini
    Informasi Terkini
    Informasi Terkini

    Makanan adalah bahan, biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan, yang dimakan oleh makhluk hidup mendapatkan tenaga dan nutrisi. Cairan yang dipakai untuk maksud ini sering disebut minuman, tetapi kata 'makanan' juga bisa dipakai. Istilah ini kadang-kadang dipakai dengan kiasan, seperti "makanan untuk pemikiran". Kecukupan makanan dapat dinilai dengan status gizi secara antropometri. Lihat Resep Makanan Berikut Ini..

    Resep Makanan
    Resep Makanan
    Resep Makanan
    Resep Makanan
    Resep Makanan
    Resep Makanan
    Resep Makanan
    Resep Makanan

    BalasHapus

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger