Sabtu, 31 Desember 2011

Jenis-jenis Hantu di Indonesia

Indonesia tidak hanya kaya akan keragaman mumber daya alamnya tetapi ragam juga akan jenis-jenis hantunya. Keberadaan hantu atau setan menurut Islam sudah ada sejak dahulu bahkan sebelum manusia di ciptakan oleh Allah. Hingga sekarang setan atau hantu terkutuk itu berjanji untuk selalu menyesatkan manusia (anak cucu dari Adam) dan di hari akhir nanti mereka yang durhaka kepada Allah akan di masukkan ke Api neraka yang amat panas untuk selama-lamanya.
Bila manusia diciptakan dari tanah, maka jin dijadikan dari api. “Dan kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas,” (QS Al-Hijr 15:27).

1. Jin
yang secara harfiah berarti sesuatu yang berkonotasi “tersembunyi” atau tidak terlihat. Dan dalam Islam dan mitologi Arab pra-Islam, jin adalah salah satu ras mahluk yang tidak terlihat dan diciptakan dari api.
Jadi jin menurut bahasa berarti sesuatu yang tersembunyi dan halus, sedangkan syetan ialah setiap yang durhaka dari golongan jin, manusia atau hewan.Dinamakan jin, karena ia tersembunyi wujudnya dari pandangan mata manusia. Itulah sebabnya jin dalam wujud aslinya tidak dapat dilihat mata manusia.
Kalau ada manusia yang dapat melihat jin, maka jin yang dilihatnya itu adalah jin yang sedang menjelma dalam wujud makhluk yang dapat dilihat mata manusia biasa.

Indikasi orang yang dimasuki jin adalah:
Gejala waktu terjaga
  • Badan terasa lemah, loyo, dan tidak ada gairah hidup.
  • Berat dan malas untuk beraktivitas, terutama untuk beribadah kepada Allah.
  • Banyak mengkhayal dan melamun, senyum dan bicara sendiri.
  • Tiba-tiba menangis atau tertawa tanpa sebab.
  • Sering merasa ada getaran, hawa dingin, atau panas, kesemutan, berdebar, dan sesak nafas saat membaca Al-Qur’an.
Gejala waktu tidur
  • Banyak tidur dan mengantuk berat, atau sulit tidur tanpa sebab.
  • Sering mengigau dengan kata-kata kotor.
  • Melakukan gerakan-gerakan aneh, seperti mengunyah dengan keras sampai beradu gigi.
  • Sering bermimpi buruk dan seram atau seakan-akan jatuh dari tempat yang tinggi.
  • Bermimpi melihat binatang-binatang seperti ular, kucing, anjing, singa, serigala yang seakan-akan menyerangnya.
  • Bermimpi ditemui jin yang mengaku arwah nenek moyang atau tokoh tertentu.
  • Saat tidur merasa seperti ada yang mencekik lehernya atau menggelitikinya dan menendangnya.
Jin telah ada di bumi bahkan sebelum manusia diciptakan. Tempat favorit jin adalah WC.


2. Rangda
Lain leak lain halnya dengan rangda. Nama Rangda berarti juga janda.Rangda adalah Ratunya para leak dalam mitos yang berkembang di pulau bali.
Makhluk yang menakutkan ini diceritakan sering menculik dan memakan anak kecil serta memimpin pasukan nenek sihir jahat melawan Barong, yang merupakan simbol kekuatan baik.Diceritakan bahwa kemungkinan besar Rangda berasal dari ratu Manendradatta yang hidup di pulau Jawa pada abad yang ke-11.
Ia diasingkan oleh raja Dharmodayana karena dituduh melakukan perbuatan sihir terhadap permaisuri kedua raja tersebut. Menurut legenda ia membalas dendam dengan membunuh setengah kerajaan tersebut, yang kemudian menjadi miliknya serta milik putra Dharmodayana, Erlangga. Kemudian ia digantikan oleh seseorang yang bijak..Rangda sangatlah penting bagi mitologi Bali. Pertempurannya melawan Barong atau melawan Erlangga sering ditampilkan dalam tari-tarian.
Tari ini sangatlah populer dan merupakan warisan penting dalam tradisi Bali. Rangda digambarkan sebagai seorang wanita dengan rambut panjang yang acak-acakan serta memiliki kuku panjang. Wajahnya menakutkan dan memiliki gigi yang tajam.

3. Leak
Dikenal dalam mitologi Bali dimana leak ini adalah penyihir jahat, le yang artinya penyihir dan ak artinya jahat. Leak hanya bisa dilihat pada malam hari yang biasanya hanya bisa dilihat oleh para dukun pemburu leak, dimana pada siang hari ia tampak seperti manusia pada umumnya.
Pada malam hari leak ini berada di kuburan untuk mencari organ-organ tubuh manusia atau jeroan yang digunakan untuk membuat ramuan sihir. Ramuan sihir ini berguna untuk mengubah bentuk leak tersebut menjadi seekor harimau,kera, babi atau menjadi seperti rangda, atau lebih ekstrim lagi terkadang ia mampu mengambil organ dari orang yang masih hidup.
Diceritakan juga bahwa Leak dapat berupa kepala manusia dengan organ-organ yang masih menggantung di kepala tersebut. Leak dikatakan dapat terbang untuk mencari wanita hamil, untuk kemudian menghisap darah bayi yang masih di kandungan. Ada tiga leak yang terkenal. Dua di antaranya perempuan dan satu laki-laki.
Sihir Leak disini hanya berfungsi di pulau Bali, oleh karena leak hanya ditemukan di Bali.Menurut kepercayaan Leak adalah manusia biasa yang mempraktekkan sihir jahat dan membutuhkan darah embrio agar dapat hidup. Dikatakan juga bahwa Leak dapat merubah diri menjadi babi atau bola api, sedangkan bentuk Leyak yang sesungguhnya memiliki lidah yang panjang dan gigi yang tajam..
Apabila seseorang menusuk leher Leak dari bawah ke arah kepala pada saat kepalanya terpisah dari tubuhnya, maka Leak tidak dapat bersatu kembali dengan tubuhnya. Jika kepala tersebut terpisah pada jangka waktu tertentu, maka Leak akan mati.

4. Siluman
Dalam kebudayaan Indonesia merupakan mahluk gaib atau halus yang tinggal dalam komunitas dan menempati suatu tempat. Mereka melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari layaknya manusia biasa. Mereka juga mengenal peradaban.
Siluman dapat berasal dari manusia biasa yang kemudian meninggalkan alam kasar atau setelah orang meninggal ruhnya masuk dalam masyarakat itu, atau memang sudah merupakan makhluk halus sejak awalnya. Pertemuan antara manusia dengan siluman seringkali menjadi bagian dari cerita-cerita misteri yang digemari.

5. Orang bunian
Adalah sejenis makhluk halus yang dikenal di wilayah Minangkabau, Sumatera Barat. Bentuknya menyerupai manusia, tinggal di tempat-tempat sepi, di rumah-rumah kosong yang telah ditinggal penghuninya.
Mendengar istilah orang bunian disini sering dikaikan dengan istilah dewa di minangkabau, yang memiliki arti dewa dalam hal ini sedikit berbeda dengan pengertian dewa dalam agama-agama Hindu maupun Buddha. Dewa dalam istilah Minangkabau berarti sebangsa makhluk halus yang tinggal di hutan atau di rimba, di pinggir bukit, di dekat pekuburan.
Dan pada waktu menjelang magrib di pinggir bukit akan tercium aroma yang umum dikenal dengan nama masakan dewa atau samba dewa, aroma dari samba dewa ini menyerupai aroma kentang goreng, untuk lebih jelasnya bisa kita ketahui bersama dari keterangan langsung dari masyarakat
Minangkabau dimana mitos dsini sulit untuk dijelaskan secara pasti. Satu hal lagi, dewa lebih dikonotasikan bergender perempuan, yang cantik rupawan, bukan laki-laki seperti persepsi yang umum di agama lain. Selain itu, masyarakat juga meyakini bahwa ada peristiwa orang hilang disembunyikan dewa; ada juga istilah orang dipelihara dewa, yang semenjak bayi sudah dilarikan oleh dewa. cerita ini masih masyur hingga saat ini.

6. Wewe gombel
Dikenal dalam tradisi Jawa yang artinya roh jahat atau hantu yang suka menculik anak-anak konon yang ditelantarkan dan diabaikan oleh orang tuanya, tapi wewe gombel disini biasanya hanya menakut-nakuti saja tapi tidak mencelakainya.
Disini wewe gombel akan memberi pelajaran pada orang tua si anak dengan cara menakutinya atas sikap dan perlakuannya kepada anaknya sampai mereka sadar, dan bila mereka telah sadar wewe gombel akan mengembalikan anaknya. Menurut cerita, Wewe Gombel adalah roh dari seorang wanita yang meninggal bunuh diri lantaran dikejar masyarakat karena telah membunuh suaminya.
Peristiwa itu terjadi setelah suami dari wanita itu berselingkuh dengan wanita lain. Sang suami melakukan hal itu karena istrinya tak bisa memberikan anak yang sangat diharapkannya. Akhirnya ia dijauhi dan dibenci suaminya lalu dikucilkan sampai menjadi gila dan gembel.

 

7. Genderuwo
Adalah makhluk halus yang menyerupai kera tapi berbadan tinggi dan besar, makhluk ini suka tinggal di pepohonan, sepeti pohon beringin dan pohon-pohon besar lainnya karena wujudnya yang seperti kera raksasa.Asal-usul genderuwo dikatakan berasal dari arwah orang meninggal yang belum mau naik ke akhirat.
Genderuwo tidak dapat dilihat oleh orang biasa tapi pada saat tertentu dia dapat menampakkan dirinya bila merasa terganggu.

8. Pocong
adalah jenis hantu yang berwujud pocong, atau di Malaysia hantu berjenis ini dikenal pula sebagai hantu bungkus karena tubuhnya tertutup atau dibungkus rapat kain putih.
Tetapi disini penggambaran pocong amat bervariasi, dimana ada yang mengatakan bahwa pocong memiliki wajah berwarnah hijau dengan mata yang kosong. Penggambaran lain menyatakan, pocong berwajah “rata” dan memiliki lubang mata berongga atau tertutup kapas dengan wajah putih pucat.
Mereka yang percaya akan adanya hantu ini beranggapan, pocong merupakan bentuk “protes” dari si mati yang terlupa dibuka ikatan kafannya sebelum kuburnya ditutup. Meskipun di film-film pocong sering digambarkan bergerak melompat-lompat, mitos tentang pocong malah menyatakan pocong bergerak melayang-layang.
Hal ini bisa dimaklumi, sebab di film-film pemeran pocong tidak bisa menggerakkan kakinya sehingga berjalannya harus melompat-lompat. Keadaan ini pula yang menimbulkan suatu pernyataan yang biasa dipakai untuk membedakan pocong asli dan pocong palsu di masyarakat. Kepercayaan akan adanya hantu pocong hanya berkembang di Indonesia, terutama di Jawa dan Sumatera.
Walaupun penggambarannya mengikuti tradisi muslim, umat beragama lain pun ternyata dapat mengakui eksistensi hantu ini.

9. Sundel bolong
Digambarkan dengan wanita berambut panjang dan bergaun panjang warna putih dalam mitos hantu Indonesia. Sundel bolong ini diceritakan memiliki bentukan bolong dibagian punggung yang sedikit tertutup rambut panjangnya sehingga organ-organ tubuh bagian perut terlihat.
Dimitoskan hantu sundel bolong mati karena diperkosa dan melahirkan anaknya dari dalam kubur. Biasanya sundel bolong juga diceritakan suka mengambil bayi-bayi yang baru saja dilahirkan.


10. Tuyul
Adalah salah satu mahluk gaib yang sering ditampilkan dalam cerita fiksi Indonesia. Dan dalam berbagai film atau gambar, tuyul digambarkan sebagai mahluk halus berwujud anak kecil dan kerdil, perawakannya gundul, dan ciri khas dari tuyul adalah mahluk ini suka mencuri.
Tuyul bekerja pada seorang majikan untuk alasan tertentu. Tuyul disini memiliki sifat yang sama dengan balita pada umumnya. Adapun tuyul memiliki sifat yang sama seperti anak-anak normal biasa dimana dia harus mencari induk semangnya sebagai ibu kandungnya. Tuyul diceritakan sebagai bayi yang mati baru beberapa bulan lalu dibangkitkan oleh dukun untuk tujuan-tujuan tertentu yang tidak baik
Dalam berbagai macam film tuyul dijelaskan sebagai sebuah roh suruhan dari induknya guna mencari kekayaan dengan cara mencuri dari orang-orang kaya atau yang disuruh induk semangnya. Tuyul adalah salah satu folklore dari pulau jawa disamping kuntilanak, genderuwo, banaspati, dsb.

11. Kuntilanak  
Dalam bahasa Melayu : puntianak, pontianak adalah hantu yang dipercaya berasal dari perempuan hamil yang meninggal atau wanita yang meninggal karena melahirkan dan anak tersebut belum sempat lahir.
Ada kemungkinan bahwa nama kuntilanak tersebut berasal dari gabungan kata “bunting” yang artinya hamil dsn anak dalam kepercayaan Melayu.
Sosok kuntilanak digambarkan dalam bentuk wanita cantik yang punggungnya berlubang. Kuntilanak digambarkan senang meneror penduduk kampung untuk menuntut balas.
Kuntilanak sewaktu muncul selalu diiringi harum bunga kamboja. Konon laki-laki yang tidak berhati-hati bisa dibunuh sesudah kuntilanak berubah wujud menjadi penghisap darah. Kuntilanak juga senang menyantap bayi dan melukai wanita hamil. Adanya perbedaan pendapat dalam penggambaran dari kuntilanak tersebut, karena tidak adanya teori yang pasti mengenai hal-hal gaib ini. Seperti halnya dalam cerita seram dan film horor di televisi Malaysia.
Kuntilanak digambarkan membunuh mangsa dengan cara menghisap darah di bagian tengkuk, seperti vampir. Agak berbeda halnya dengan gambaran menurut tradisi Melayu, dimana kuntilanak menurut tradisi Sunda tidak memiliki lubang di punggung dan hanya mengganggu dengan penampakan saja. Jenis yang memiliki lubang di punggung sebagaimana deskripsi di atas disebut sundel bolong.
Kuntilanak konon juga menyukai pohon tertentu sebagai tempat “bersemayam”, misalnya waru yang tumbuh condong ke samping (populer disebut “waru doyong”). Dalam tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa, kuntilanak tidak akan mengganggu wanita hamil bila wanita tersebut selalu membawa paku, pisau, dan gunting bila bepergian ke mana saja.
Hal ini menyebabkan seringnya ditemui kebiasaan meletakkan gunting, jarum dan pisau di dekat tempat tidur bayi. Lain halnya dengan kepercayaan masyarakat Melayu, benda tajam seperti paku bisa menangkal serangan kuntilanak. Ketika kuntilanak menyerang, paku ditancapkan di lubang yang ada di belakang leher kuntilanak. Sementara dalam kepercayaan masyarakat Indonesia lainnya, lokasi untuk menancapkan paku bisa bergeser ke bagian atas ubun-ubun kuntilanak.
Beberapa urban legend juga mengenal berbagai macam bentuk hantu yang biasanya terkait dengan riwayat sebab-akibat kematian orang yang menjadi hantu.
Meskipun bukan merupakan hantu, beberapa bentuk makhluk supranatural dikenal pula dalam mitos masyarakat, yang dianggap sebagai cara seseorang dalam menempuh ilmu tertentu atau mencari kemuliaan.

Film Indonesia tentang kuntilanak (yang menurut istilah di sana disebut sebagai pontianak)
  • Terowongan Casablanca (Kuntilanak Merah) (2007)
  • Kuntilanak (2006), karya Rizal Mantovani
  • Kuntilanak (1962), dibintangi oleh Ateng
Film Malaysia tentang kuntilanak alias pontianak
  • Pontianak Gua Musang
  • Anak Pontianak (1958)
  • Pontianak Kembali (1963)
  • Pontianak Harum Sundal Malam (2004)
  • Pontianak Harum Sundal Malam 2 (2005)

12. Ipri
13. Babi Ngepet
15. Kamangmang

Cara agar hantu tidak masuk rumah:
Hantu, Jin, Tuyul, dan sebainya adalah beberapa jenis makhluk halus yang ada di Indonesia. Keberadaannya adalah wajar karena Allah menciptakan mereka sebagaimana manusia. Akan tetapi kita harus mengerti dan paham bahwa penampakan mereka hanyalah fitnah.
Karena, secara kasat mata manusia pada umumnya tidak mampu melihat. Hanya orang-orang tertentu yang mampu. Jika kita melihat atau merasakan keanehan di lingkungan kita, kemungkinan itu benar adanya. Sebagian orang percaya bahwa hantu menyerupai dan berukuran seperti manusia. Namun sebagian orang berpendapat bahwa hantu memiliki bentuk seperti hewan. Hantu ada setelah roh dalam jasah keluar dari tubuh manusia. Dengan demikian bentuk atau wujud hantu menyerupai bayang-bayang atau seperti kabut.
Untuk melindungi kita atau rumah kita dari gangguan makhluk halus sangat sederhana dan sudah sangat jelas sekali dalam Al-Qur’an, bahwa kita sering menghiasi rumah kita dengan sesuatu yang baik-baik, seperti menegakkan shalat 5 waktu, tadarus, mengaji ayat-ayat Allah.
Hal ini bertujuan untuk melindungi agar hantu atau makhluk ghaib lainnya tidak menggangu atau menghuni rumah kita. Hal ini juga ampuh untuk memberikan sinar bagi rumah kita. Karena sesuai janji-Nya barang siapa yang melantunkan Ayat-Ayat-Nya dan menegakkan shalat maka akan diberi perlindungan dari apapun.
Cara kedua adalah kita harus sering tinggal di rumah kita dalam jangka waktu lama. Jika kita demikian, maka hantu akan senang tinggal di rumah yang sepi tidak ada kegiatan dan kehidupan, dan lain sebagainya. Demikian tips sederhana namun ampuh. Dan perlu diingat bahwa kita, manusia adalah manusia yang paling sempurna dan derajatnya lebih tinggi. Allahua’lam bissawaf….
Pernahkah kamu melihat sesosok makhluk halus yang ada di lingkungan sekitar, atau mendengar dari teman? Jika kita telusuri, ada banyak macam makhluk yang ada di dunia ini. Sebagai orang yang beriman kita harus mempercayai akan hal itu. Pada umumnya makhluk-makhluk ghaib tersebut ada di tempat-tempat yang angker, gelap, tidak terawat dan sebagainya. Sebut saja hantu sebagi salah satu makhluk ghaib yang kerap kali kita dengar. Hantu secara global adalah sebutan bagi sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan setelah mati. Sesekali kita atau teman kita pasti pernah merasakan dan melihat penampakan hantu di sekeliling mereka.
Jika kita telusuri akan misteri hantu, kita akan mendengar bahwa untuk banyak orang yang menganut kepercayaan terhadap Tuhan, mereka akan melihat dan menanggapi bahwa makhluk ini mempunyai kedudukan yang baik dari pada makhluk ghaib lainnya, seperti halnya iblis. Akan tetapi, jika kita bandingkan dengan negara berkembang, masyarakat lebih banyak tidak mempercayai adanya penjaga atau penunggu di suatu tempat. Mereka lebih menitik beratkan pada logika bahwa tidak ada makhluk ghoib, hantu, setan, dll pada era modernisasi. Oleh sebab itu, oleh sebagian kalangan mereka tidak mempercayai akan adanya makhluk mistis tersebut.
Jadi, kesimpulannya adalah makhluk ghaib atau hantu itu ada atau tidak hanya terdapat pada kepercayaan kita. Namun, jika kita lihat berdasarkan lingkungan sekitar dan tentunya adanya hidup dan mati, tentu semua itu akan nampak jelas bahwa sebelum dan sesudah kehidupan pasti ada sesuatu yang mendahuluinya. Semua kita serahkan pada kepercayaan masing-masing individu.

kesurupan
Kesurupan adalah suatu peristiwa dimana adanya gangguan makhluk halus yang merasuki tubuh seseorang. Kebanyakan kesurupan menyerang kaum hawa. Hal ini dikarenakan, wanita lebih labil sehingga mudah dimasuki makhluk halus tersebut.

Kenapa jenis hantu di Indonesia lebih banyak dibandingkan dengan jenis hantu yang ada di negara-negara lain??



0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger