Sabtu, 31 Desember 2011

Iran Tolak Isi BBM Penerbangan Eropa dan Arab

Iran menolak mengisi bahan bakar beberapa maskapai penerbangan Eropa dan Arab. Ini adalah balasan, setelah beberapa perusahaan minyak tak mau mengisi bahan bakar pesawat Iran di luar negeri.

"Ini arahan pemerintah," kata Kepala Bandara Internasional Imam Khomeini Teheran, Morteza Dehqan, kepada kantor berita ISNA. Tapi dia tak mengatakan kapan keputusan itu ditetapkan.

AFP tidak bisa segera mengkonfirmasikan maskapai penerbangan asing yang terkena dampak keputusan itu. Pada Oktober, Kementerian Luar Negeri Iran memperingatkan akan "menghadapi" perusahaan-perusahaan Barat yang menolak mengisi bahan bakar pesawat mereka di Eropa, yang disebut sebagai pelanggaran hukum internasional.

Otoritas dan bandara Eropa bungkam mengenai laporan langkah-langkah itu, yang terpecah atas untuk pembatasan sepihak Uni Eropa yang segera dikenakan setelah Dewan Keamanan PBB mengadopsi paket sanksi keempat terhadap Teheran pada Juni.

Dikenakan sanksi sepihak oleh Amerika Serikat, bagaimanapun, pasokan bahan bakar jet ke Iran menjadi sasaran.

Beberapa bandara di Teluk dan barat daya Asia juga dilaporkan menolak mengisi bahan bakar untuk maskapai penerbangan Iran, termasuk pembawa bendera Iran Air serta maskapai penerbangan swasra Iran terkemuka Mahan Air.

Iran Air telah berada di bawah sanksi Amerika Serikat sejak 1995 yang telah mencegah setiap penjualan pesawat Boeing atau Airbus serta suku cadangnya. Akibatnya, maskapai ini telah menjadi salah satu maskapai penerbangan yang paling bobrok di dunia.

Mahan Air dimasukkan dalam daftar sanksi Amerika Serikat pada Oktober karena diduga mengangkut anggota Garda Revolusi elit Iran, beberapa perwira senior yang berada pada daftar hitam perjalanan Amerika.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger