Sabtu, 31 Desember 2011

Intensitas Kegempaan Gunung Anak Krakatau Ratusan Kali

Intensitas kegempaan Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda masih fluktuatif atau naik turun pada kisaran ratusan kali dalam sehari. "Kemarin, intensitas kegempaan 161 kali. Hari ini 198 kali," kata Andi Suardi, petugas pemantau di Pos Desa Hargopancuran Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Sabtu (31/12).

Anak Krakatau terus mengeluarkan asap putih yang sebelumnya tak tampak keran kabut. "Ketinggian asap antara 50 sampai 100 meter dari puncak Gunung Anak Krakatau (GAK)," terang Andi.

Menurut dia, meski intensitas kegempaan cuma ratusan kali, toh aktivitas dapur magma masih tinggi. Itu ditandai dengan keluarnya asap putih. "Gunung masih berpotensi mengeluarkan letusan dan erupsi vulkanik, meski berkekuatan rendah," katanya.

Ia mengimbau, nelayan atau wisatawan tetap waspada karena peningkatan aktivitas gunung itu dapat terjadi sewaktu-waktu berupa letusan atau erupsi dengan mengeluarkan material vulkanik.

Lalu, bagi para nelayan maupun wisatawan diharapkan tetap menjaga jarak aman minimal dua kilometer dari gunung itu.

"Aktivitas Gunung Anak Krakatau memang sulit diprediksikan oleh petugas namun cenderung fluktuatif," katanya.

Ia menjelaskan, sampai saat ini tidak ada aktivitas menonjol pada gunung itu dan Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan statusnya masih tetap 'siaga'.

Andi menambahkan, para nelayan masih tampak melaut di sekitar Gunung Anak Krakatau meskipun statusnya siaga karena mereka sudah terbiasa dengan kondisi itu sejak bertahun-tahun lalu.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger