Sabtu, 24 Desember 2011

Bulu Tangkis Tetap jadi Andalan di Olimpiade

Cabang bulu tangkis tetap menjadi andalan Indonesia untuk mendulang medali emas pada Olimpiade di London tahun 2012 nanti.

"Kita akan lakukan yang terbaik agar bulu tangkis bisa menjaga tradisi medali emas," kata Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dalam peluncuran maskot Olympiade 2012  di Kediaman Duta Besar Inggris untuk Indonesia Mark Canning, di Jakarta, Selasa (6/12).

Setelah sukses meningkatkan motivasi dan mental atlet melalui gemblengan ala militer di markas Kopassus Batujajar, Jawa Barat, Andi mengatakan, akan mencari cara lain untuk meningkatkan prestasi atlet yang berlaga di Olimpiade.

"Saya dan pengurus akan memilikirkan cara agar para atlet bisa lebih berprestasi, selain dari pelatnas dan try out," kata Andi yang menolak menyebutkan dana yang disiapkan untuk persiapan atlet di ajang empat tahunan sekali itu.

Menpora juga menegaskan, usai SEA Games XXVI, bukan berarti Pelatnas Prima libur, tetapi melanjutkan program berikutnya. "Dana yang ada di Satlak Prima itulah yang akan digunakan untuk mempersiapkan atlet," tambahnya.

Sejak dipertandingkan di Olimpiade pada 1992, bulu tangkis selalu menjadi satu-satunya cabang yang menyumbang medali emas.

Susy Susanti dan Alan Budikusuma adalah penyumbang medali emas pada Olimpiade Barcelona 1992. Diikuti pasangan Ricky Subagja-Rexi Mainaky di Atlanta 1996. Kemudian pasangan Candra Wijaya-Tony Gunawan di Sydney 2000, dan Taufik Hidayat di Athena 2004. Terakhir pada Olimpiade Beijing 2008 ganda putra Markis Kido-Hendra Setiawan melanjutkan tradisi emas Olimpiade tersebut.

Kualifikasi untuk cabang bulu tangkis masih akan berlangsung hingga April tahun depan. Sejauh ini, Indonesia sudah meloloskan empat atletnya ke  Olimpiade London. Mereka adalah satu orang dari cabang renang, dua dari angkat besi dan satu atlet panahan.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger