Sabtu, 10 September 2011

Beberapa Pengaruh Buruk Rokok Pada Tubuh


Pengaruh buruk rokok pada tubuh kita sebenarnya banyak sekali, mulai dari sisi fisik, psikologis hingga efek sosial terutama pada anak-anak. Hal ini disebabkan karena baynyaknya zat perusak tubuh yang terdapat dalam rokok itu sendiri. Yang tentu saja zat-zat yang terkandung dalam rokok itu yang bakal merusak kesehatan kita mulai dari paru, jantung, hingga kelamin dan menganggu kehamilan pada wanita.
Namun, walaupun banyak yang tahu tentang efek buruk atau resiko yang akan ditanggung oleh seorang perokok, tetap saja semakin hari jumlah perokok didunia semakin bertambah.
Berikut saya akan mencoba menjelaskan lagi berbagai pengaruh buruk rokok pada tubuh kita sebagai bahan renungan bagi para perokok agar berhenti dari kebiasaan merokoknya:
PENGARUH MEROKOK TERHADAP MULUT
Merokok terutama dapat menimbulkan penyakit kardiovaskuler dan kanker, baik kanker paru-paru, oesophagus, laryng, dan rongga mulut.Kanker di dalam rongga mulut biasanya dimulai dengan adanya iritasi dari produk-produk rokok yang dibakar dan diisap. Iritasi ini menimbulkan lesi putih yang tidak sakit.Selain itu merokok juga dapat menimbulkan kelainan-kelainan rongga mulut misalnya pada lidah, gusi, mukosa mulut, gigi dan langit-langit yang berupa stomatitis nikotina dan infeksi jamur.Asap rokok mengandung komponen-komponen dan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Banyaknya komponen tergantung pada tipe tembakau, temperatur pembakaran, panjang rokok, porositas kertas pembungkus, bumbu rokok serta ada tidaknya filter. Sedangkan zat-zat yang berbahaya berupa gas-gas dan partikel-partikel. Asap rokok yang kita hisap 90% mengandung berbagai gas seperti N2, O2, CO2, 10% sisanya mengandung partikel tertentu seperti ter, Nikotin dan lain-lain. Partikel dalam asap rokok yang dapat menyebabkan kanker (bersifat karsinogenik) adalah ter.
PENGARUH MEROKOK TERHADAP LIDAH
Pada perokok berat, merokok menyebabkan rangsangan pada papilafiliformis (tonjolan/juntai pada lidah bagian atas) sehingga menjadi lebih panjang (hipertropi). Disini hasil pembakaran rokok yang berwarna hitam kecoklatan mudah dideposit, sehingga perokok sukar merasakan rasa pahit, asin, dan manis, karena rusaknya ujung sensoris dari alat perasa (tastebuds).
PENGARUH MEROKOK TERHADAP GUSI
Jumlah karang gigi pada perokok cenderung lebih banyak daripada yang bukan perokok. Karang gigi yang tidak dibersihkan dapat menimbulkan berbagai keluhan seperti gingivitis atau gusi berdarah. Disamping itu hasil pembakaran rokok dapat menyebabkan gangguan sirkulasi peredaran darah ke gusi sehingga mudah terjangkit penyakit.
PENEBALAN MUKOSA AKiBAT MEROKOK
Merokok merupakan salah satu faktor penyebab Leukoplakia yaitu suatu bercak putih atau plak pada mukosa mulut yang tidak dapat dihapus. Hal ini bisa dijumpai pada usia 30-70 tahun yang mayoritas penderitanya pria terutama yang perokok. Menurut penelitian Silverman dari semua kasus Leukoplakia 95% adalah perokok.Iritasi yang terus menerus dari hasil pembakaran tembakau menyebabkan penebalan pada jaringan mukosa mulut. Sebelum gejala klinis terlihat, iritasi dari asap tembakau ini menyerang sel-sel epitel mukosa sehingga aktifitasnya meningkat. Gejala ini baru terlihat bila aktifitas selluler bertambah dan epitel menjadi tebal, terutama tampak pada mukosa bukal (mukosa yang menghadap pipi) dan pada dasar mulut. Perubahan mukosa mulut terlihat sebagai bercak putih. Bercak putih tersebut mungkin disebabkan karena epitel yang tebal jenuh dengan saliva (air ludah). Para ahli mengatakan bahwa leukoplakia merupakan lesi pra-ganas di dalam mulut. Perubahan leukoplakia menjadi ganas 3-6%.
NODA ATAU STAIN KARENA TEMBAKAU
Gigi dapat berubah warna karena tembakau. Pada mulanya noda ini dianggap disebabkan oleh nikotin, tetapi sebetulnya adalah hasil pembakaran tembakau yang berupa ter. Nikotin sendiri tidak berwarna dan mudah larut. Shafer dan kawan-kawan mengatakan bahwa warna coklat terjadi pada perokok biasa, sedang warna hitam terjadi pada perokok yang menggunakan pipa. Noda-noda tersebut mudah dibersihkan karena hanya terdapat di dataran luar gigi. Tetapi pada orang yang merokok selama hidupnya, noda tersebut dapat masuk ke lapisan email gigi bagian superficial dan sukar untuk dihilangkan. Kebiasaan merokok sangat mempengaruhi kesehatan mulut terutama perubahan mukosa (selaput lendir). Kebanyakan, kanker di dalam mulut dimulai dengan perubahan mukosa. Perubahan ini tidak menimbulkan rasa sakit (lesi pra-ganas) sehingga tidak diperhatikan sampai keadaan menjadi lanjut. Oleh karena itu jika terdapat bercak putih, sedini mungkin datang ke dokter gigi.
Biasakan memeriksa gigi setiap 6 bulan sekali, meskipun tidak mengalami keluhan. Dan yang paling penting adalah kemauan yang keras untuk menghilangkan kebiasaan merokok, jika perlu konsultasi dengan dokter.Selain pengaruh diatas, masih banyak akibat – akibat negative yang didapatkn dari merokok. Sesungguhnya akibat negative dari rokok sudah mulai terasa pada waktu orang baru mulai menghisap rokok. Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkan CO ( Carbonmonoksida ), yang disamping asapnya sendiri , tar dan nicotine ( yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut ) dihirup masuk ke dalam jalan napas.
CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan :
Rasa Gelisah,
Tangan gemetar (tremor)
Cita rasa / selera makan berkurang
Ibu2 hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya
Tar dan asap rokok
Tar dan asap rokok merangsang jalan napas, dan tar tersebut tertimbun disaluran itu menyebabkan :
Batuk2 atau sesak napas
Tar yang menempel di jalan napas dapat menyebabkan kanker jalan napas, lidah atau bibir
Nikotin
Nikotin merangsang bangkitnya adrenalin hormon dari anak ginjal yang menyebabkan  :
Jantung berdebar – debar.
Meningkatkan tekanan darah serta kadar cholesterol dalam darah, tang erat dengan terjadinya serangan jantung.
Gas CO ( KArbonMonoOksida )
Gas CO juga berpengaruh negatif terhadap jalan napas dari pembuluh darah, Karbon monooksida lebih mudah terikat pada hemoglobin daripada oksigen. Oleh sebab itu, darah orang yang kemasukan CO banyak akan berkurang daya angkutnya bagi oksigen dan orang dapat meninggal dunia karena keracunan CO. Pada seorang perokok tidak akan sampai teerjadi keracunan CO, namun pengaruh CO yang dihirup oleh perokok dengan sedkit demi sedikit, dengan lambat namun pasti akan berpengaruh negative pada jalan napas dan pada jalan pembuluh darah.
Semoga artikel kesehatan tentang bahaya merokok atau Pengaruh Buruk Rokok Pada Tubuh Kita ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi perokok untuk segera berhenti dari kebiasaan merokoknya.
Artikel ini dicari dengan kata kunci:

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . RALEOPA_Q - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger